Rakor Bersama Mentan RI, Bupati Andi Rudi Latif: Tanah Bumbu Siap Jalankan Program Revitalisasi Cetak Sawah

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 07:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman meminta kesanggupan para Bupati di Kalsel untuk menerima Program Revitalisasi dan Cetak Sawah di wilayah masing-masing.

Arahan tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Menuju Indonesia Swasembada Pangan, di aula Idham Khalid Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, selasa (18/03/2025).

Dalam arahannya, yang turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan 1.097 Penyuluh Pertinan Lapangan (PPL) se-Kalsel itu, Mentan Andi Amran memberikan prioritas bagi kabupaten yang dihadiri langsung Bupati setempat.


Diketahui, dari hasil absen langsung oleh Mentan Andi Amran, dari 13 Kabupaten/ Kota se-Kalsel, hanya ada 4 Bupati yang hadir dalam Rakor tersebut dan salah satunya adalah Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Raperda Pembentukan Desa 2025, Langkah Strategis Menuju Pemerataan Pembangunan

Hadir langsung dalam Rakor Bersama Mentan RI, sebagai bentuk perhatian dan keseriusan Kepala Daerah dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional, Kabupaten Tanah Bumbu diprioritaskan menerima bantuan Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah.

“Karena Kepala Daerah hadir langsung dalam Rakor ini maka diberikan apresiasi dalam bentuk prioritas bantuan. Hal ini sebagai bukti keseriusan daerah kita untuk membangun ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Presiden H. Prabowo Subianto,” ungkap Bang Arul, panggilan Bupati Tanah Bumbu.

Diketahui, Mentan Andi Amran menetapkan target cetak sawah di Provinsi Kalsel tahun ini seluas 500 ribu hektare dengan anggaran dana sekitar Rp1 triliun untuk tahap pertama. Penggunaan anggaran tersebut akan diatensi langsung oleh pihak Kementrian Pertanian.

Baca Juga :  PERMATA CAI XVII 2026, 450 Pelajar Ditempa Kepemimpinan, Disiplin, dan Cinta Alam

Sementara itu Gubernur Kalsel H Muhidin pada kesempatan itu juga meminta agar Bupati yang tidak hadir pada kegiatan Rakor ini untuk segera melapor kepadanya apakah siap untuk menerima dan mengelola dengan baik bantuan yang diberikan oleh Kementerian Pertanian RI.

“Sesuai dengan arahan Bapak Mentan tadi, untuk menyampaikan kembali kepada Bupati yang tidak hadir apakah siap untuk diberi bantuan, karena siapa yang tidak hadir hari ini bantuan anggarannya akan ditahan dulu oleh pihak Kementan,” tandas Gubernur Kalsel. (Panny/Team)

Berita Terkait

PKP Angkatan IV Tahun 2026 Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Jadi Agen Perubahan
BKMT Tanah Bumbu Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Kepedulian Sosial
67 Peserta Uji Wawasan dan Unjuk Bakat Menuju 30 Besar Duta Wisata Tanbu 2026
Andi Irmayani Rudi Latif: Ibu Punya Peran Penting Bentuk Karakter Anak di Era Digital
2.946 Botol Miras Ilegal Berakhir Hancur Dilindas Alat Berat di Mapolres Tanah Bumbu
Bapenda Tanah Bumbu Gandeng KPP Pratama dan Aspira Skill Center Tingkatkan Kompetensi Aparatur
Perkuat Aset Daerah, Tanah Bumbu Terima Sertipikat Tanah BMD
Pemkab Tanah Bumbu Sosialisasikan Permen PUPR 1/2023 untuk Perkuat Tata Kelola Jasa Konstruksi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:00 WITA

PKP Angkatan IV Tahun 2026 Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Jadi Agen Perubahan

Senin, 7 September 2026 - 09:30 WITA

BKMT Tanah Bumbu Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Kepedulian Sosial

Minggu, 6 September 2026 - 08:30 WITA

67 Peserta Uji Wawasan dan Unjuk Bakat Menuju 30 Besar Duta Wisata Tanbu 2026

Jumat, 4 September 2026 - 12:30 WITA

Andi Irmayani Rudi Latif: Ibu Punya Peran Penting Bentuk Karakter Anak di Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 17:00 WITA

Bapenda Tanah Bumbu Gandeng KPP Pratama dan Aspira Skill Center Tingkatkan Kompetensi Aparatur

Berita Terbaru

Opini

Praduga Tak Bersalah di Era Viral: Masihkah Relevan?

Sabtu, 5 Sep 2026 - 09:00 WITA