CBN Tanah Bumbu — Perkembangan teknologi membawa tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Di tengah derasnya arus informasi digital, peran ibu dinilai semakin penting dalam menanamkan nilai dan membentuk karakter anak.
Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 di Gedung Aksi Merah Putih Kapet, Simpang Empat, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Meneladani Etos Kerja dan Kejujuran Nabi Muhammad untuk Memperkuat Peran Ibu sebagai Teladan Utama Pendidikan Anak di Era Digital.”
Andi Irmayani mengatakan, anak-anak saat ini memiliki akses informasi yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Kondisi tersebut membuat orang tua tidak cukup hanya memperhatikan pencapaian akademik, tetapi juga perlu memastikan anak memiliki karakter dan akhlak yang baik.
“Kita hidup di zaman yang serba cepat. Anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dengan masa kecil kita dahulu. Sekarang informasi datang hanya melalui genggaman tangan,” ujarnya.
Menurutnya, pembentukan karakter paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga. Sikap dan kebiasaan orang tua yang dilihat anak setiap hari menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Ia pun mengajak para ibu menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam menanamkan kejujuran, etos kerja, akhlak, serta nilai-nilai kebaikan kepada anak.
“Berbicara tentang karakter, tidak ada teladan yang lebih sempurna selain Rasulullah Muhammad SAW,” katanya.
Andi Irmayani berharap momentum Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong keluarga untuk menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ia turut memberikan apresiasi kepada kader PKK dan pengurus Dekranasda atas dedikasi yang telah diberikan, serta kepada pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Dalam tausiyahnya, Ustaz Ali Furqon turut menyoroti kedudukan ibu sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak. Menurutnya, perkembangan dunia digital membuat pengawasan dan pendampingan orang tua menjadi semakin diperlukan.
Anak, katanya, tidak membutuhkan ibu yang sekadar tampil sempurna di ruang digital, melainkan sosok yang hadir dan terlibat langsung dalam kehidupannya.
Perhatian, komunikasi, pendampingan, serta contoh perilaku yang baik menjadi bentuk nyata kehadiran tersebut. Nilai-nilai itu dapat diperkuat dengan meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW.
Melalui peringatan tersebut, peran keluarga diharapkan semakin kuat dalam mempersiapkan generasi Tanah Bumbu yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter, kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak yang baik. (red)









