Tak Perlu Lahan Luas, Begini Cara Budidaya Jeruk Nipis agar Rajin Berbuah

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN — Jeruk nipis (Citrus × aurantiifolia) merupakan salah satu tanaman dari keluarga jeruk-jerukan yang banyak dibudidayakan di wilayah tropis. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan jeruk pecel dan memiliki banyak manfaat, baik sebagai bahan herbal maupun bumbu dapur.

Budidaya jeruk nipis kini semakin banyak dilakukan karena hampir seluruh bagian tanamannya memiliki nilai manfaat. Selain buahnya yang banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, daun dan bagian tanaman lainnya juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Menariknya, jeruk nipis tidak membutuhkan lahan yang luas untuk dibudidayakan. Tanaman ini dapat ditanam di pekarangan rumah maupun menggunakan pot, asalkan mendapatkan media tanam dan perawatan yang sesuai.

Cara Menanam Jeruk Nipis dari Biji

Salah satu cara membudidayakan jeruk nipis adalah melalui biji. Biji yang akan ditanam terlebih dahulu dibersihkan dan dikeringkan selama sekitar tiga hari.

Siapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 3:1. Media tanam juga dapat ditambahkan bahan berpori, seperti sekam atau perlite, agar sirkulasi udara dan drainase tetap baik.

Jika menggunakan pot, pastikan wadah memiliki lubang drainase untuk mencegah air menggenang yang dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.

Biji kemudian ditanam pada media tanam dan ditutup kembali dengan campuran tanah dan kompos. Setelah proses penyemaian, letakkan pot di tempat yang mendapatkan cukup cahaya, tetapi terlindung dari guyuran hujan secara langsung.

Baca Juga :  The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

Setelah tanaman tumbuh dan mencapai ketinggian sekitar 30 sentimeter, tanaman dapat dipindahkan ke tempat yang lebih terbuka agar memperoleh cahaya matahari yang cukup.

Bisa Menggunakan Bibit Siap Tanam

Bagi yang ingin lebih praktis, budidaya jeruk nipis juga dapat dilakukan menggunakan bibit siap tanam. Pilih bibit yang sehat dan memiliki pertumbuhan baik.

Bibit yang direkomendasikan memiliki umur sekitar 2–4 bulan dengan tinggi 20–30 sentimeter. Pemilihan bibit yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan tanaman yang tumbuh sehat.

Perawatan Menjadi Kunci agar Cepat Berbuah

Keberhasilan budidaya jeruk nipis, terutama dalam menghasilkan buah, sangat bergantung pada teknik pemeliharaan. Pemupukan menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan merangsang pembentukan buah.

Pupuk NPK 15:15:15 dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman. Dolomit juga dapat diberikan sesuai kebutuhan kondisi media tanam. Sementara itu, pupuk kandang dapat ditambahkan secara berkala, misalnya dua kali dalam setahun.

Selain pemupukan, pemangkasan perlu dilakukan secara rutin. Cabang atau bagian tanaman yang tidak diperlukan dapat dipangkas untuk membantu mengarahkan pertumbuhan tanaman sekaligus merangsang pertumbuhan tunas produktif.

Baca Juga :  Festival Musik Gratis! VOKASOUND 2025 Siap Meriahkan Batulicin

Jeruk nipis merupakan tanaman tropis yang menyukai kondisi hangat dan membutuhkan cahaya matahari yang cukup. Suhu ideal untuk pertumbuhannya berada pada kisaran 13–30 derajat Celsius. Karena itu, tanaman sebaiknya ditempatkan di lokasi yang memperoleh paparan sinar matahari memadai.

Perhatikan Hama dan Penyakit

Perawatan tanaman juga perlu dilakukan dengan memeriksa kondisi daun dan batang secara rutin. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui lebih awal apabila terdapat tanda-tanda serangan hama atau penyakit.

Jika ditemukan bagian tanaman yang terinfeksi, bagian tersebut dapat segera dipangkas agar tidak menyebar. Pengendalian juga dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida alami atau minyak hortikultura sesuai kebutuhan.

Kapan Jeruk Nipis Bisa Dipanen?

Dengan perawatan yang baik, jeruk nipis dapat mulai dipanen sekitar 5–8 bulan setelah bunga mekar. Waktu panen dapat berbeda bergantung pada kondisi tanaman, lingkungan tumbuh, serta teknik pemeliharaan yang diterapkan.

Dengan kebutuhan lahan yang relatif fleksibel dan perawatan yang tidak terlalu rumit, jeruk nipis menjadi salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan di pekarangan rumah. Selain dapat memenuhi kebutuhan dapur, budidaya tanaman ini juga berpotensi menjadi kegiatan produktif apabila dikelola secara serius.

Berita Terkait

Matcha atau Kopi, Mana yang Bikin Melek Lebih Lama? Ini Perbandingan Kafeinnya
Bukan Sembarang Kayu, Ini Fakta Menarik Bajakah dari Hutan Kalimantan
Cari Katering di Batulicin? Cahaya Kitchenn Hadirkan Menu Nusantara Mulai Rp15 Ribu
Festival Musik Gratis! VOKASOUND 2025 Siap Meriahkan Batulicin
Wisata Kuliner Akhir Pekan di Alun-Alun Desa Bersujud: Hidangan Lezat yang Dorong Ekonomi Lokal”
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:30 WITA

Matcha atau Kopi, Mana yang Bikin Melek Lebih Lama? Ini Perbandingan Kafeinnya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Tak Perlu Lahan Luas, Begini Cara Budidaya Jeruk Nipis agar Rajin Berbuah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Bukan Sembarang Kayu, Ini Fakta Menarik Bajakah dari Hutan Kalimantan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:30 WITA

Cari Katering di Batulicin? Cahaya Kitchenn Hadirkan Menu Nusantara Mulai Rp15 Ribu

Sabtu, 29 November 2025 - 19:14 WITA

Festival Musik Gratis! VOKASOUND 2025 Siap Meriahkan Batulicin

Berita Terbaru

Daerah

Tim Mabes TNI Apresiasi Kesiapan Satgas Karhutla Tanah Bumbu

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:00 WITA