Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Soroti Bullying, Tekankan Edukasi Bukan Sekedar Seremonial

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Kasus perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap anak serta perempuan masih menjadi persoalan serius yang kerap luput dari perhatian. Banyak kasus tidak terungkap karena korban memilih diam, sementara sebagian masyarakat masih menganggapnya sebagai hal biasa.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, menegaskan bahwa persoalan ini harus menjadi perhatian bersama. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Rabu (6/5/2026).

Bullying dan kekerasan terhadap anak bukan persoalan sepele, tetapi ancaman nyata yang harus dicegah sejak dini karena menyangkut masa depan generasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perundungan tidak selalu berbentuk fisik, tetapi juga verbal dan psikologis, bahkan kini meluas ke ranah digital (cyberbullying) yang berdampak pada kesehatan mental korban.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Kunjungi 12 Kecamatan untuk Perkuat Program Unggulan

Dari perspektif sosial dan psikologis, perilaku bullying umumnya terbentuk dari lingkungan, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kebiasaan mengejek atau kekerasan kecil yang dibiarkan tanpa koreksi dapat berkembang menjadi perilaku yang dianggap wajar.

Dampaknya tidak hanya dirasakan korban, seperti menurunnya rasa percaya diri, gangguan emosional, dan penurunan prestasi, tetapi juga pada pelaku yang berpotensi membawa pola perilaku agresif hingga dewasa jika tidak ditangani sejak dini.

Menurutnya, berbagai upaya sosialisasi yang telah dilakukan masih perlu diperkuat agar tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi mampu mengubah pola pikir masyarakat.

Secara hukum, perlindungan anak telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang menjamin hak anak untuk tumbuh dan berkembang tanpa kekerasan, serta memberikan sanksi bagi pelaku. Sementara itu, perlindungan terhadap perempuan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, yang menegaskan larangan segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, maupun seksual.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Ketua dan Lantik Pengurus TP PKK Tanah Bumbu 2025-2030

Di tingkat daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Bumbu juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan melalui sosialisasi di sekolah dan masyarakat.

Namun demikian, tantangan yang dihadapi adalah memastikan kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam perubahan perilaku masyarakat.

Abdul Rahim menekankan pentingnya peran semua pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga keluarga, dalam mencegah terjadinya kekerasan.

“Perlindungan anak harus benar-benar hadir dan dirasakan di tengah masyarakat, bukan sekedar dibahas dalam forum,” tegasnya. (team)

Berita Terkait

Dua Desa di Tanah Bumbu Ditunjuk Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia
Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas
Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Dorong Integrasi Sawit dan Sapi untuk Ketahanan Pangan Nasional
Hibah Alat Berat untuk Politeknik Batulicin Perkuat Sinergi Industri dan Pendidikan di Tanah Bumbu
Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Bumbu Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Segumbang
Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:50 WITA

Dua Desa di Tanah Bumbu Ditunjuk Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:28 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:00 WITA

Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Dorong Integrasi Sawit dan Sapi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:46 WITA

Hibah Alat Berat untuk Politeknik Batulicin Perkuat Sinergi Industri dan Pendidikan di Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:30 WITA

Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Bumbu Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Segumbang

Berita Terbaru