DPRD Tanah Bumbu Desak PLN Ungkap Akar Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — DPRD Kabupaten Tanah Bumbu mendesak PT PLN (Persero) memberikan penjelasan yang lebih terbuka terkait penyebab pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Desakan itu disampaikan dalam rapat gabungan komisi di Kantor DPRD Tanah Bumbu, Selasa (4/8/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani, S.H., M.H. dan dihadiri anggota DPRD, perwakilan PT PLN (Persero) ULP Batulicin, PT Air Minum Bersujud (Perseroda), serta pelaku UMKM yang terdampak pemadaman.

Dalam rapat tersebut, DPRD meminta PLN tidak hanya menyampaikan target normalisasi pasokan listrik, tetapi juga menjelaskan penyebab teknis gangguan yang memicu pemadaman bergilir.

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin AM, S.Ag., MA menilai penjelasan PLN selama ini masih bersifat umum.

“Kalau memang ada persoalan pada pembangkit, sampaikan saja apa adanya. Jangan hanya memberikan jawaban yang diplomatis,” tegasnya.

Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani menegaskan PLN tidak hanya menyampaikan target normalisasi pasokan listrik, tetapi juga penyebab teknis yang memicu gangguan tersebut.

“Yang kami ingin tahu adalah penyebab kerusakannya apa sehingga persoalan seperti ini bisa dicegah ke depan,” kata Andrean.

Rapat turut membahas dampak pemadaman terhadap pelayanan air bersih. Gangguan pasokan listrik menghambat operasional instalasi pengolahan air PT Air Minum Bersujud (Perseroda) sehingga distribusi kepada pelanggan tidak berjalan maksimal.

Baca Juga :  Inacraft 2026, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Dorong UMKM Naik Kelas

Menanggapi hal tersebut, Manajer PT PLN (Persero) ULP Batulicin Azmi Muharom menjelaskan pemadaman dipicu menurunnya kemampuan pasok daya pada Sistem Interkoneksi Kalimantan sejak 22 Juli 2026 akibat gangguan pada generator PLTU Asam-Asam, serta gangguan teknis di PLTU PT SKS Gunung Mas dan PLTU PT Tanjung Power Indonesia.

Baca Juga :  BPBD Tanah Bumbu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Menurut Azmi, sejumlah pembangkit masih dalam proses perbaikan dan PLN memperkirakan pasokan listrik kembali normal pada 23 Agustus 2026 setelah PLTU Asam-Asam kembali beroperasi. Sementara itu, terkait mekanisme kompensasi bagi pelanggan masih dibahas dan akan mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. (team/red)

Berita Terkait

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Beberkan Capaian Pajak dan Langkah Tingkatkan PAD
Bupati Andi Rudi Latif Bangun Lapangan Voli, Warga Madu Retno Kini Punya Fasilitas Olahraga yang Layak
Bupati Andi Rudi Latif Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kersik Putih
Antisipasi Listrik Padam, PT Air Minum Bersujud Perkuat Operasional dengan Tiga Genset Baru
Perjalanan Mahasiswa KKN Berujung Maut, Tujuh Orang Tewas di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru
TP PKK Tanah Bumbu Raih Empat Prestasi pada HKG PKK ke-54 Kalsel
Respons Cepat Laporan Masyarakat, Polres Tanah Bumbu Amankan Terduga Pelaku Pencurian
Perubahan KUA-PPAS 2026 Resmi Disampaikan, Pemkab Tanah Bumbu Optimalkan Penyusunan APBD Perubahan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Tanah Bumbu Desak PLN Ungkap Akar Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:30 WITA

Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Beberkan Capaian Pajak dan Langkah Tingkatkan PAD

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Bangun Lapangan Voli, Warga Madu Retno Kini Punya Fasilitas Olahraga yang Layak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kersik Putih

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:00 WITA

Antisipasi Listrik Padam, PT Air Minum Bersujud Perkuat Operasional dengan Tiga Genset Baru

Berita Terbaru