Musrenbang RKPD 2027 di Dua Kecamatan, Pemkab Tanah Bumbu Sinkronkan Usulan Desa dan Arah RPJMD

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ( Tanbu) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan tahun 2027 di dua kecamatan sekaligus. Yakni Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Kuranji, Jumat (27/02/2026).

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif dalam sambutannya disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, M Putu Wisnu Wardhana menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Ia menyebut forum ini sebagai ruang musyawarah untuk menyepakati program prioritas yang bersumber dari usulan desa dan diintegrasikan dengan arah kebijakan pembangunan kabupaten.

Musrenbang RKPD Tahun Rencana 2027 di Kecamatan memiliki arti strategis terutama seiring dengan arah kebijakan pada RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu 2025 – 2029 untuk BerAKSI menuju Kabupaten Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab melalui Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan.

“Oleh karena itu hasil Musrenbang Kecamatan ini diharapkan benar-benar dapat mencerminkan kebutuhan prioritas masyarakat,” Katanya.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2027 adalah “Transformasi Infrastruktur, Transfromasi ekonomi dan Pelayanan Publik menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab”.

Berdasarkan tema tersebut maka terdapat 7 (tujuh) prioritas utama pembangunan  Tahun Rencana 2027 yakni:

Baca Juga :  Rakornas BPIP, Bupati Andi Rudi Latif Dukung Pembinaan Generasi Muda Melalui Paskibraka

1. Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan.
2. Peningkatan kualitas sarana dan pelayanan kesehatan.
3.Peningkatan ketahanan pangan daerah, melalui penguatan UMKM berbasis industri unggulan.
4. Pengembangan infrastruktur yang berkualitas.
5. Penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan, dengan memperhatikan tata ruang dan lingkungan.
6. Peningkatan prestasi bidang seni, budaya, dan olahraga serta melestarikan warisan budaya.
7. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani dan akuntabel.

Selanjutnya berdasarkan 7 (tujuh) prioritas utama pembangunan tersebut, selanjutnya diuraikan lagi kedalam 47 (empat puluh tujuh) program prioritas dan 69 (enam puluh sembilan) program unggulan.

Bupati berharap dari prioritas pembangunan, program prioritas maupun program unggulan yang telah ditetapkan tersebut, penyusunan RKPD Tahun 2027 dapat memenuhi kriteria :

1.ADAFTIF, yaitu perencanaan pembangunan yang disusun harus mampu menyesuaikan diri, dengan perubahan kondisi dan dinamika yang terjadi.

2.INTEGRATIF, yaitu perencanaan pembangunan disusun secara terpadu, selaras, dan saling terhubung antara berbagai sektor, perangkat daerah, serta tingkatan pemerintahan

3.MAMPU MENJAWAB, yaitu penyusunan RKPD 2027 harus benar-benar berbasis pada kebutuhan nyata, dan permasalahan riil di masyarakat, bukan sekadar rutinitas program.

“Melalui forum musrenbang ini tentunya ada masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan di tahun 2027 yang akan datang, dengan memperhatikan kemampuan dan kewenangan yang kita miliki,” Ujarnya.

Baca Juga :  Kadis Kominfosp Tanah Bumbu Gagas Transformasi Digital Pelayanan Publik Lewat "BerAKSI Smart Service"

Kemampuan daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan masih terbatas, untuk itu perlu kesadaran dan pemahaman semua pihak mengenai keterbatasan tersebut, bahwa tidak semua program akan dapat didanai, tetapi haruslah disusun prioritas dari daftar panjang program-program yang ada.

“Saya berharap semoga pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan kali ini, akan menghasilkan perencanaan yang berkualitas, realistis, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” Tandasnya.

Kegiatan musrenbang RKPD tersebut juga dirangkai dengan kegiatan Safari Ramadan dimana berbuka puasa dan sholat maghrib di laksanakan di masjid Al- Barokah Desa Girimulya kecamatan Kuranji yang sekaligus memberikan bantuan hibah kepada masjid dan bantuan sosial untuk warga penyandang disabilitas serta bantuan dari sosial kepada warga yang tidak mampu.

Selanjutnya untuk sholat Isya dan Tarawih dilaksanakan di Masjid Nurul Huda Kecamatan Sungai Loban sekaligus penyerahan bantuan sosial.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappedalitbang, Anggota DPRD, jajaran Kepala SKPD, Camat serta seluruh Kepala Desa diwilayah Kecamatan Sungai Loban dan Kuranji. (Fan)

Berita Terkait

Warga Pulau Suwangi Minta Evaluasi Status TWA, Desak Dialog dengan BKSDA Demi Kemandirian Daerah
Sirang Kriya Banua di TMII Perkuat Promosi, Produk Tanah Bumbu Siap Bersaing di Pasar Nasional
Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Pemkab Tanah Bumbu Sekolahkan 11 Dokter Jadi Spesialis, Tingkatkan Layanan RSUD Tipe B
Hati-Hati! Orderan Fiktif di Tanah Bumbu, Pelaku Catut Nama Instansi untuk Pesanan Besar
Karnaval Mallibu Kampong Jadi Pembuka Pesona Mappanre Ri Tasi’e, Angkat Kreativitas dan Budaya Lokal
Cegah Abrasi di Pesisir Pagatan, Bupati Andi Rudi Latif Bersama Kaka Slank Tanam Ribuan Mangrove
Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka Tanah Bumbu 2026, Cetak Generasi Berkarakter dan Nasionalis

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:22 WITA

Warga Pulau Suwangi Minta Evaluasi Status TWA, Desak Dialog dengan BKSDA Demi Kemandirian Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 15:18 WITA

Sirang Kriya Banua di TMII Perkuat Promosi, Produk Tanah Bumbu Siap Bersaing di Pasar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 10:08 WITA

Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu

Selasa, 14 April 2026 - 08:37 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Sekolahkan 11 Dokter Jadi Spesialis, Tingkatkan Layanan RSUD Tipe B

Senin, 13 April 2026 - 20:02 WITA

Hati-Hati! Orderan Fiktif di Tanah Bumbu, Pelaku Catut Nama Instansi untuk Pesanan Besar

Berita Terbaru