15 Pelaku Usaha Mikro Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan, Fokus pada Sertifikasi Halal dan Perluasan Akses Pasar

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Sebanyak 15 pelaku usaha mikro di Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Pelatihan Kewirausahaan yang berlangsung di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pengetahuan pelaku usaha, khususnya terkait pentingnya sertifikasi halal sebagai syarat pengembangan usaha dan perluasan akses pasar.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Plt Kepala Diskumdagri, Eryanto Rais, disampaikan Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini memfokuskan pembinaan UMKM pada pemenuhan sertifikasi halal agar produk lokal mampu menembus pasar modern.

Baca Juga :  Sampaikan Asta Cita 8 Program Pembangunan Nasional Prabowo, Andi Rudi Apresiasi Langkah Gibran

Menurutnya, pelaku usaha kuliner, rumah makan, maupun makanan olahan perlu memahami proses sertifikasi halal serta melengkapi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Ke depan, produk yang ingin masuk ke retail modern perlu memenuhi berbagai persyaratan, termasuk sertifikasi halal. Karena itu, pemahaman terkait proses dan manfaat sertifikasi halal sangat penting bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Dukungan penuh juga diberikan Pemerintah Desa Kersik Putih melalui Kepala Desa Rudi Hartono disampaikan Sekretaris Desa Muhammad Irsyad. Ia berharap pelatihan ini memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro lokal dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pasar.

Baca Juga :  Pesona Tenun Pagatan Tampil Memukau di Fashion Show Aksi Inovasi Tanbu 2026

Pada kesempatan tersebut, narasumber dari PT Sucofindo Cabang Batulicin, Joko Suharto, menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus peningkatan daya saing produk.

Sementara Hetty Adriyani Kartini dari PT Sucofindo Cabang Batulicin menjelaskan tahapan audit reguler sertifikasi halal yang menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar lebih luas.

Selain memperoleh materi, seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat pelatihan sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi mereka. (red)

Berita Terkait

Prof Akbar Perkuat Kolaborasi STIKES Darul Azhar dengan IVFI Kalsel, Dorong Peningkatan Kompetensi Farmasi
Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun
Bupati Andi Rudi Latif Sambut Kedatangan Tenaga Kependidikan, Kadet PPL, dan Dosen Pendamping UNHAN Perkuat Sekolah Rakyat
Perkuat Akurasi Bansos, 100 Calon Agen Perlinsos di Tanbu Ikuti Aktivasi IKD
Lantik Pejabat Pemkab Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional di Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Buka TMMD ke-130 Tahun 2026 di Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Pemberdayaan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Prof Akbar Perkuat Kolaborasi STIKES Darul Azhar dengan IVFI Kalsel, Dorong Peningkatan Kompetensi Farmasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WITA

Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Sambut Kedatangan Tenaga Kependidikan, Kadet PPL, dan Dosen Pendamping UNHAN Perkuat Sekolah Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:40 WITA

Perkuat Akurasi Bansos, 100 Calon Agen Perlinsos di Tanbu Ikuti Aktivasi IKD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Lantik Pejabat Pemkab Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:00 WITA