CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di kawasan Pasar Minggu Niaga Bersujud, Kecamatan Simpang Empat. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, ditandai dengan pemotongan pita, Sabtu (9/5/2026).
MPP ini menjadi langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi dalam satu tempat terpadu.

Relokasi MPP memanfaatkan eks bangunan Rumah Oleh-Oleh Bersujud yang berada di pusat kota Batulicin. Lokasi ini dinilai strategis karena mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu.
Gedung dua lantai tersebut ditata dengan konsep pelayanan terpadu. Lantai pertama digunakan untuk kegiatan Dekranasda yang menampilkan produk unggulan daerah seperti Tenun Pagatan dan berbagai produk UMKM lokal.
Sementara itu, seluruh layanan publik dipusatkan di lantai dua. Berbagai instansi turut memberikan pelayanan, di antaranya Polres Tanah Bumbu, Badan Pertanahan Nasional, BPJS, Bank BRI, Bank Kalsel, Bank BSI, Imigrasi Batulicin, Kantor Kementerian Agama, KUA, Disdukcapil, Pengadilan Negeri, KPP Pratama, Samsat dan Bapenda.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan nyaman bagi masyarakat.
“Untuk sementara kami memanfaatkan bangunan yang sudah tersedia di lokasi strategis pusat kota, agar masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan,” jelasnya.
Ia mengatakan, penggunaan gedung tersebut bersifat sementara hingga pembangunan gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) permanen di kawasan Jalan Lingkar, Kelurahan Batulicin, selesai dilaksanakan.
Menurutnya, keberadaan MPP di pusat kota diharapkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi waktu, serta kenyamanan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Peresmian MPP turut dihadiri unsur Forkopimda, BPJS Tanah Bumbu, perwakilan BNI dan BRI, Kementerian Agama, Kadin Tanah Bumbu, Ketua BAZNAS Tanah Bumbu, alim ulama, tokoh masyarakat, serta sejumlah kepala instansi daerah.
Kehadiran Mal Pelayanan Publik menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, cepat, dan terintegrasi di Kabupaten Tanah Bumbu. (team)












