BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus memperkuat upaya peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA), yang menyasar kalangan pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

Inovasi tersebut diperkenalkan kepada peserta didik baru SMP Negeri 3 Batulicin dalam kegiatan edukasi kebencanaan yang digelar pada Selasa, (21/7/2026).

Kegiatan dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, M.IP, melalui Kepala Sub Bidang Pencegahan, Muhammad Ahsani Fauzan, S.Pd., M.Sc.

RENJANA merupakan inovasi pelayanan publik BPBD yang mengintegrasikan pembinaan relawan remaja dengan pemanfaatan teknologi informasi. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengakses materi edukasi kebencanaan, mendaftar sebagai relawan, memperoleh informasi kebencanaan, melaporkan kegiatan, mengikuti survei pelayanan publik, menyampaikan pengaduan, serta mendokumentasikan berbagai aktivitas kebencanaan secara terpadu.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Fauzan mengatakan, RENJANA tidak hanya bertujuan membentuk relawan remaja, tetapi juga menjadi instrumen pendukung pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Tanbu.

“Melalui RENJANA, kami ingin membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Para pelajar dibekali pengetahuan mitigasi, kesiapsiagaan, dan keterampilan menghadapi kondisi darurat sehingga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya, keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Fauzan, optimalisasi RENJANA menjadi salah satu strategi BPBD dalam meningkatkan kapasitas ketahanan daerah. Semakin banyak satuan pendidikan yang menerapkan SPAB dan memiliki relawan remaja yang aktif, semakin kuat pula kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

“Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Tanbu melalui penguatan kapasitas masyarakat sejak usia sekolah. Pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana,” tambahnya.

BPBD Tanbu menargetkan, implementasi RENJANA terus diperluas ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah kabupaten Tanbu sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang siap menghadapi berbagai potensi bencana. (rel)

Berita Terkait

Car Free Day Perdana Tanah Bumbu Hadirkan Ruang Sehat, Interaksi, dan Promosi UMKM
Sekolah Rakyat Tanah Bumbu Buka Harapan Baru bagi Anak dari Keluarga Rentan
Bupati Andi Rudi Latif Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu
Orado Championship Se-Kalsel 2026 Digelar di Tanah Bumbu dengan Total Hadiah Rp25 Juta
Paskibraka Angkatan 23 Tanah Bumbu Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI
Tanah Bumbu Raih Peringkat Pertama Realisasi Investasi Terbesar di Kalsel, Capai Rp12 Triliun
Tanah Bumbu Tampilkan Konsep Digitalisasi di Kalsel Expo 2026
BUMDesa Meranti Jaya Tanah Bumbu Raih Predikat Terbaik 1 se-Kalsel 2026

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Car Free Day Perdana Tanah Bumbu Hadirkan Ruang Sehat, Interaksi, dan Promosi UMKM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:00 WITA

Sekolah Rakyat Tanah Bumbu Buka Harapan Baru bagi Anak dari Keluarga Rentan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Paskibraka Angkatan 23 Tanah Bumbu Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanah Bumbu Raih Peringkat Pertama Realisasi Investasi Terbesar di Kalsel, Capai Rp12 Triliun

Berita Terbaru