Warga Pulau Suwangi Minta Evaluasi Status TWA, Desak Dialog dengan BKSDA Demi Kemandirian Daerah

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 13:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu —Aspirasi kuat datang dari masyarakat Pulau Suwangi, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Mereka meminta pemerintah pusat melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk mengevaluasi status kawasan yang saat ini ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA), karena dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat setempat, (15/4/2026).

Putra Daerah Pulau Suwangi, Abdul Rahim yang menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanah bumbu menyampaikan saat di temui awak media di ruang kerjanya di Komisi II menegaskan bahwa hingga kini warga merasa belum memiliki kemandirian dalam mengelola wilayahnya sendiri akibat berbagai pembatasan yang melekat pada status kawasan tersebut.

“Pulau Suwangi ini belum merdeka. Kami berharap ada pelepasan atau peninjauan kembali status agar masyarakat bisa mandiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi Latif Sambut Baik Ditetapkannya Bandara Bersujud Sebagai Bandara Internasional

Menurut Rahim, kawasan Pulau Suwangi telah berstatus cagar alam sejak sekitar tahun 1983. Meski sebagian statusnya telah berubah menjadi Taman Wisata Alam dalam beberapa tahun terakhir, perubahan tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Status boleh berubah, tapi kenyataannya masyarakat masih menghadapi banyak pembatasan dalam mengelola potensi wilayahnya,” katanya.

Ia juga menyoroti kesenjangan pembangunan dibandingkan wilayah lain di sekitarnya. Rahim mencontohkan Pulau Burung yang dinilai lebih berkembang, terutama dari segi infrastruktur dasar seperti listrik.

“Sementara daerah lain sudah maju, listrik sudah masuk, kami di Pulau Suwangi masih tertinggal,” tambahnya.

Namun demikian, masyarakat Pulau Suwangi menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Rahim menyatakan bahwa kelangsungan hidup warga sangat bergantung pada ekosistem alam, khususnya ketersediaan air bersih yang bersumber dari kawasan hutan.

Baca Juga :  BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA

“Kami wajib menjaga hutan. Kalau hutan rusak, sumber air bersih akan hilang dan ekosistem terganggu. Itu sumber utama kehidupan kami,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Rahim juga meminta pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat lokal agar kebijakan pengelolaan kawasan dapat lebih berpihak dan berimbang antara aspek konservasi dan kesejahteraan warga.

Masyarakat berharap evaluasi menyeluruh terhadap status kawasan dapat segera dilakukan, termasuk mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya menghubungi BKSDA Provinsi Kalimantan Selatan serta instansi terkait di tingkat pusat untuk memperoleh tanggapan resmi, sebagai bagian dari upaya menjaga keberimbangan informasi sesuai dengan prinsip kode etik jurnalistik. (Team)

Berita Terkait

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Tanah Bumbu Serahkan Penghargaan kepada Tiga Pemuda Berprestasi
Bimtek bersama Dosen ULM, Nelayan Tanah Bumbu Diajari Merawat Mesin Ketinting
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Luncurkan Kredit Tanpa Bunga untuk UMKM
Ketua BAZNAS Tanah Bumbu Ucapkan Selamat Milad ke-10 Ponpes Azzikra DDI Kersik Putih
Pemkab Tanah Bumbu Mantapkan Komitmen Ramah Anak melalui Audit Kedua LPKRA
Pemkab Tanah Bumbu Raih Penghargaan Terbaik 1 Kepatuhan Pajak Kendaraan Dinas
RAPBD 2027 Tanah Bumbu Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Ekonomi Masyarakat
Detektor Karhutla Tanah Bumbu Raih Juara II Kalsel Innovation Award 2026, SIPLAYER Masuk 10 Besar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:00 WITA

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Tanah Bumbu Serahkan Penghargaan kepada Tiga Pemuda Berprestasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Bimtek bersama Dosen ULM, Nelayan Tanah Bumbu Diajari Merawat Mesin Ketinting

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WITA

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Luncurkan Kredit Tanpa Bunga untuk UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Ketua BAZNAS Tanah Bumbu Ucapkan Selamat Milad ke-10 Ponpes Azzikra DDI Kersik Putih

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Raih Penghargaan Terbaik 1 Kepatuhan Pajak Kendaraan Dinas

Berita Terbaru