Musrenbang RKPD 2027 di Mantewe dan Karang Bintang Dorong Transformasi Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Rencana 2027 tingkat Kecamatan Mantewe dan Kecamatan Karang Bintang, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.”

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana untuk menyerap dan menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang nantinya akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu 2025–2029.

“Musrenbang Kecamatan ini diharapkan benar-benar dapat mencerminkan kebutuhan prioritas masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga dipaparkan tujuh prioritas utama pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu pada Tahun Rencana 2027. Prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas serta aksesibilitas pendidikan, peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan, penguatan ketahanan pangan daerah melalui pengembangan UMKM berbasis industri unggulan, serta pengembangan infrastruktur yang berkualitas.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pahlawan 7 Februari di Pagatan: Mengenang Perjuangan dan Menanamkan Semangat Juang

Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan kelestarian lingkungan, peningkatan prestasi di bidang seni, budaya, dan olahraga sekaligus pelestarian warisan budaya, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.

Pada Musrenbang tersebut juga diperkenalkan Program Gerakan Indonesia ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini bertujuan mendorong terciptanya lingkungan yang tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam aspek Aman, program diarahkan pada penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, peningkatan penerangan serta keamanan lingkungan, serta pengendalian sampah dan limbah berbahaya.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Keamanan Siber: Komitmen Bersama CSIRT di Kalsel

Pada aspek Sehat, pemerintah menekankan penguatan sanitasi dan penyediaan air bersih, pengendalian pencemaran lingkungan, serta pengaktifan kembali gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sementara itu pada aspek Resik, program difokuskan pada pelaksanaan kegiatan kerja bakti atau korve kebersihan lingkungan, optimalisasi pengelolaan sampah dari sumbernya, serta inspeksi kebersihan lingkungan kerja secara berkala.

Adapun pada aspek Indah, pemerintah mendorong kegiatan penanaman pohon dan penghijauan di ruang terbuka hijau, penataan taman dan ruang publik, penertiban pemasangan banner, baliho, dan reklame yang tidak sesuai ketentuan, serta peremajaan atap seng menjadi genteng atau bahan lainnya secara bertahap.

Melalui Musrenbang ini diharapkan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat di Kecamatan Mantewe dan Kecamatan Karang Bintang dapat terakomodasi dengan baik, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab. (Fan)

Berita Terkait

Dorong Generasi Emas, Pemkab Tanah Bumbu Optimalkan Program Makanan Bergizi Gratis
12 Tahun Menanti, Tanah Bumbu Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI Kalsel 2026
TP PKK Tanah Bumbu Gelar Rapat Lintas Sektor untuk Sinkronisasi Program 2026
Rekomendasi DPRD Diterapkan, Pembangunan Tanah Bumbu Lebih Terarah
Warga Pulau Suwangi Minta Evaluasi Status TWA, Desak Dialog dengan BKSDA Demi Kemandirian Daerah
Sirang Kriya Banua di TMII Perkuat Promosi, Produk Tanah Bumbu Siap Bersaing di Pasar Nasional
Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Pemkab Tanah Bumbu Sekolahkan 11 Dokter Jadi Spesialis, Tingkatkan Layanan RSUD Tipe B

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:04 WITA

Dorong Generasi Emas, Pemkab Tanah Bumbu Optimalkan Program Makanan Bergizi Gratis

Minggu, 19 April 2026 - 11:05 WITA

12 Tahun Menanti, Tanah Bumbu Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI Kalsel 2026

Jumat, 17 April 2026 - 17:41 WITA

TP PKK Tanah Bumbu Gelar Rapat Lintas Sektor untuk Sinkronisasi Program 2026

Kamis, 16 April 2026 - 18:26 WITA

Rekomendasi DPRD Diterapkan, Pembangunan Tanah Bumbu Lebih Terarah

Rabu, 15 April 2026 - 13:22 WITA

Warga Pulau Suwangi Minta Evaluasi Status TWA, Desak Dialog dengan BKSDA Demi Kemandirian Daerah

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Rekomendasi DPRD Diterapkan, Pembangunan Tanah Bumbu Lebih Terarah

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:26 WITA