Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Ikuti Validasi Hasil Pengukuran IPKD

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengikuti kegiatan Validasi Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Tahun Anggaran 2024 Tahun Ukur 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Kamis (18/6/2026).

Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti secara virtual dari Ruang Digital Live Room Kantor Bupati Tanah Bumbu di Batulicin.

Validasi IPKD bertujuan untuk menentukan daerah dengan pengelolaan terbaik berbasis regional. Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu daerah dari 39 pemerintah daerah se-Indonesia yang diundang oleh Kementerian Dalam Negeri untuk memaparkan strategi pengelolaan keuangan daerah di hadapan Tim Penilai Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan peningkatan IPKD bukanlah sebuah program yang berdiri sendiri, melainkan bagian integral dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Komitmen tersebut dituangkan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029, khususnya pada Misi Ketujuh, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.

Baca Juga :  Pilkada 2024: Tokoh Masyarakat Desa Kupang Berkah Jaya Ajak Warga Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Misi tersebut selaras dengan Prioritas Nasional Ketujuh yang menekankan reformasi birokrasi, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pencegahan korupsi.

Oleh karena itu, setiap kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu bukan hanya untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Seluruh proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan daerah disusun secara berjenjang dan terintegrasi.

Melalui keselarasan tersebut, Pemkab Tanbu memastikan bahwa setiap rupiah APBD yang dibelanjakan memiliki arah yang jelas, tujuan yang terukur, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Salah satu fokus utama pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu adalah memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran daerah dilakukan secara berkualitas dan berorientasi pada hasil.

“Kami terus mendorong seluruh perangkat daerah agar menyusun program dan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi mampu menghasilkan perubahan dan manfaat yang nyata bagi masyarakat” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi Latif Bentuk Satgas Aksi Cepat Tanah Bumbu, Misi Penyelamatan Korban Kecelakaan Helikopter

Ia menambahkan, konsistensi antara Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara, hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menjadi perhatian utama agar seluruh program prioritas pembangunan dapat terakomodasi secara optimal.

Pada kegiatan valisasi IPKD tersebut, Pemkab Tanbu memaparkan terkait transparansi dan akuntabilitas, digitalisasi pengelolaan keuangan, daerah, penguatan tata kelola dan sistem pengendalian internal pemerintah, serta implementasi dan peningkatan IPKD di Tanah Bumbu.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, sambung Bupati, berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas perencanaan, penganggaran, pengendalian, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan.

“Keberhasilan pengelolaan keuangan daerah tidak hanya diukur dari capaian angka maupun indeks, tetapi dari sejauh mana setiap kebijakan dan anggaran yang dikelola mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik, pembangunan yang lebih berkualitas, dan kesejahteraan yang semakin meningkat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya. (rel)

Berita Terkait

Launching SP2D Online Terintegrasi SIPD RI, Komitmen Tanah Bumbu Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah Transparan dan Akuntabel
Dua Desa di Tanah Bumbu Ditunjuk Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia
Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas
Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Dorong Integrasi Sawit dan Sapi untuk Ketahanan Pangan Nasional
Hibah Alat Berat untuk Politeknik Batulicin Perkuat Sinergi Industri dan Pendidikan di Tanah Bumbu
Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Bumbu Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Segumbang
Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:00 WITA

Launching SP2D Online Terintegrasi SIPD RI, Komitmen Tanah Bumbu Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah Transparan dan Akuntabel

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:35 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Ikuti Validasi Hasil Pengukuran IPKD

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:50 WITA

Dua Desa di Tanah Bumbu Ditunjuk Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:28 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:00 WITA

Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Dorong Integrasi Sawit dan Sapi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Ikuti Validasi Hasil Pengukuran IPKD

Minggu, 21 Jun 2026 - 08:35 WITA