Rakor KP-SPAM Tanah Bumbu: Wujudkan Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 15:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat koordinasi (Rakor) Kelompok Pengguna Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM). Bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di Gunung Tinggi, Batulicin, Rabu (17/09/2025). Rakor ini dihadiri perwakilan kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu. Tujuannya untuk menginventarisasi kondisi KP-SPAM saat ini, sekaligus mencari solusi pengembangan ke depan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanah Bumbu, Samsir, menekankan pentingnya pengelolaan air bersih berbasis masyarakat, terutama di daerah yang rawan kekeringan.

Baca Juga :  DLH Tanah Bumbu Akui Empat Masyarakat Hukum Adat, Perkuat Sinergi Pelestarian Lingkungan dan Kearifan Lokal

“Adanya asosiasi SPAM diharapkan mampu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, serta menjadi solusi bagi ketersediaan air bersih masyarakat,” ujarnya.

Salah satu potensi yang diangkat adalah keberadaan Danau Buaya di Kecamatan Angsana, Desa Banjarsari. Air danau tersebut dinilai berkualitas baik untuk pengolahan air bersih.

“Jika dikelola optimal, ini bisa menjadi unggulan Tanah Bumbu sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.
Menurut Kabid Kabid Penataan, Kerjasama dan Pengembangan Desa (PKPD), Wahyuni, beberapa tantangan yang dihadapi KP-SPAM antara lain, ketersediaan air baku yang sangat dipengaruhi kondisi alam dan pendanaan, penguatan kelembagaan dan SDM pengelola agar KP-SPAM semakin profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tanah Bumbu Kukuhkan Komitmen Transparansi Lewat Penandatanganan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Meski demikian, terdapat desa-desa yang sudah berhasil mengembangkan KP-SPAM hingga menjadi sumber Pendapatan Asli Desa.

“Harapan kami, desa-desa lain bisa meniru keberhasilan tersebut dengan dukungan penuh masyarakat,” ungkap Wahyuni.

Melalui Rakor ini, Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen memperkuat kelembagaan, manajemen keuangan, dan kapasitas pengelola KP-SPAM. Tujuannya agar pengelolaan air bersih di Tanah Bumbu tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa. (Fan/Team)

Berita Terkait

Dialog Lintas Sektor di Tanah Bumbu, PAKEM Jadi Garda Awal Cegah Konflik Keagamaan
Istri Gubernur Sambangi Gunung Antasari: Desa Kecil yang Mendapat Perhatian Istimewa
Bupati Tanah Bumbu Tekankan Peningkatan SDM untuk Wujudkan Daerah Bebas Pengangguran
Tanah Bumbu Gelar Workshop Gerak Dasar Tari Kalsel untuk Generasi Muda
BAZNAS Tanah Bumbu Targetkan Donasi Rp100 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ulama Kharismatik Abuya KH. Syukri Unus
Tanah Bumbu Perkuat Data Akurat untuk Turunkan Stunting, Generasi Sehat Jadi Prioritas
Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Tanah Bumbu 2024-2029 Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:15 WITA

Dialog Lintas Sektor di Tanah Bumbu, PAKEM Jadi Garda Awal Cegah Konflik Keagamaan

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:38 WITA

Istri Gubernur Sambangi Gunung Antasari: Desa Kecil yang Mendapat Perhatian Istimewa

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:31 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Peningkatan SDM untuk Wujudkan Daerah Bebas Pengangguran

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:27 WITA

Tanah Bumbu Gelar Workshop Gerak Dasar Tari Kalsel untuk Generasi Muda

Senin, 8 Desember 2025 - 20:37 WITA

BAZNAS Tanah Bumbu Targetkan Donasi Rp100 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Berita Terbaru