Anggota DPRD Tanah Bumbu Desak Aksi Serius Hentikan Bullying di Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 04:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN BATULICIN – Tindakan perundungan (bullying) di sekolah kembali menjadi sorotan, menyusul laporan insiden yang memprihatinkan di Tanah Bumbu. Anggota DPRD Tanah Bumbu, H. Abdurahim, dengan tegas mengutuk aksi tersebut dan meminta tindakan nyata untuk menghentikannya.

“Saya sangat prihatin dengan adanya kasus bullying yang masih terjadi di sekolah-sekolah kita. Ini adalah perilaku yang tidak dapat ditoleransi,” ujar H. Abdurahim saat diwawancarai di Kantor DPRD Tanah Bumbu, Senin (2/12/2024).

Menurutnya, bullying bukan hanya tindakan iseng, tetapi bentuk kekerasan serius yang berdampak negatif pada korban maupun pelaku. “Korban sering mengalami trauma mendalam, kehilangan kepercayaan diri, hingga gangguan mental. Sedangkan pelaku, tanpa bimbingan, bisa terus terjerumus ke perilaku destruktif lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Bumbu Siap Laksanakan Program Cetak Sawah 2025, Targetkan 2.280 Hektar Lahan

Komitmen Melibatkan Semua Pihak
H. Abdurahim menekankan perlunya kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman. “Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan dan mendukung bagi siswa, bukan tempat yang penuh dengan ketakutan,” katanya.

Ia juga mendorong langkah tegas dari pihak berwenang untuk menindak pelaku bullying dan memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya saling menghormati. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Generasi muda harus tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan karakter positif,” tambahnya.

Dalam penutup pernyataannya, H. Abdurahim mengimbau semua pihak untuk aktif memerangi bullying. “Mari kita lindungi anak-anak kita dari tindakan yang merusak. Bangun budaya saling menghormati dan empati di lingkungan sekolah maupun keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Rakor Bersama Kemen PANRB, Bupati Bang Arul Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik di Tanbu

Ia berharap, melalui tindakan nyata dan kesadaran kolektif, Tanah Bumbu dapat menjadi wilayah yang bebas dari perundungan, memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang maksimal tanpa rasa takut atau tekanan.

Jangan pernah mengabaikan tanda-tanda bullying di sekitar Anda. Setiap anak memiliki hak untuk merasa aman dan dihargai, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sosialnya. Mari wujudkan lingkungan yang ramah dan penuh kasih sayang untuk masa depan yang lebih baik. (Panny/Team)

Berita Terkait

Sirang Kriya Banua di TMII Perkuat Promosi, Produk Tanah Bumbu Siap Bersaing di Pasar Nasional
Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Pemkab Tanah Bumbu Sekolahkan 11 Dokter Jadi Spesialis, Tingkatkan Layanan RSUD Tipe B
Hati-Hati! Orderan Fiktif di Tanah Bumbu, Pelaku Catut Nama Instansi untuk Pesanan Besar
Karnaval Mallibu Kampong Jadi Pembuka Pesona Mappanre Ri Tasi’e, Angkat Kreativitas dan Budaya Lokal
Cegah Abrasi di Pesisir Pagatan, Bupati Andi Rudi Latif Bersama Kaka Slank Tanam Ribuan Mangrove
Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka Tanah Bumbu 2026, Cetak Generasi Berkarakter dan Nasionalis
Slank hingga Siti Badriah Akan Meriahkan Pembukaan Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Malam Ini

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:18 WITA

Sirang Kriya Banua di TMII Perkuat Promosi, Produk Tanah Bumbu Siap Bersaing di Pasar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 10:08 WITA

Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu

Selasa, 14 April 2026 - 08:37 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Sekolahkan 11 Dokter Jadi Spesialis, Tingkatkan Layanan RSUD Tipe B

Senin, 13 April 2026 - 20:02 WITA

Hati-Hati! Orderan Fiktif di Tanah Bumbu, Pelaku Catut Nama Instansi untuk Pesanan Besar

Minggu, 12 April 2026 - 21:48 WITA

Karnaval Mallibu Kampong Jadi Pembuka Pesona Mappanre Ri Tasi’e, Angkat Kreativitas dan Budaya Lokal

Berita Terbaru