Diduga Penutupan Drainase Secara Sepihak oleh HTRE, Warga Minta Pemkab Tanah Bumbu Segera Mediasi Pembukaan Drainase

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu – Warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, kembali mengeluhkan banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi ini terutama dirasakan warga di RT 09 dan RT 11 dan RT 13 yang rumahnya selalu terdampak genangan air.

Salah seorang warga RT 11, Ibu Ati, mengungkapkan bahwa air yang masuk ke dalam rumah warga kerap mencapai di atas mata kaki orang dewasa. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kalau hujan deras, air cepat naik dan masuk ke rumah. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar masalah ini bisa segera diatasi,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Warga menduga penyebab utama banjir terjadi akibat tertutupnya saluran air atau drainase yang berada di Jalan Karateng Raya RT 11, tepat di perbatasan Kelurahan Kampung Baru dengan Desa Pelajau Mulia. Saluran tersebut diketahui merupakan satu-satunya jalur pembuangan air menuju Sungai Batulicin.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-44 Satpam di Tanah Bumbu: Wujudkan Kamtibmas untuk Indonesia Emas

Menurut keterangan warga setempat, penutupan drainase dilakukan secara sepihak oleh pemilik lahan berinisial HTRE. Akibatnya, aliran air tidak dapat mengalir menuju sungai sehingga menimbulkan genangan yang merendam rumah warga di sekitar kawasan tersebut.

Hairudin, warga setempat, menjelaskan bahwa saluran air tersebut sebelumnya telah dibangun atau disiring oleh Pemerintah Daerah Tanah Bumbu sepanjang kurang lebih 400 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter. Ia menyebut lahan saluran itu berasal dari hibah keluarga Wa Karateng atau H. Soding.

Namun, masih terdapat sekitar 300 meter saluran yang melewati lahan milik HTRE menuju Sungai Batulicin dan kini telah tertutup.

Baca Juga :  Pemkab Tanbu Fasilitasi Pelatihan Digital Marketing, UMKM Siap Menembus Pasar Lebih Luas

“Dulu sebelum ditutup, bahkan perahu kecil bisa masuk sampai ke Jalan Raya Insgub. Sekarang air tidak punya jalur keluar sehingga meluap ke permukiman warga,” jelas Hairudin.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu segera turun tangan untuk melakukan mediasi dengan pihak terkait agar akses saluran air tersebut dapat dibuka kembali demi mencegah banjir yang terus berulang.

Selain itu, masyarakat juga menilai saluran tersebut merupakan batas alam yang seharusnya tidak ditutup karena memiliki fungsi penting sebagai jalur pembuangan air bagi lingkungan sekitar.

“Kami hanya ingin solusi agar warga tidak terus-menerus menjadi korban banjir setiap musim hujan,” tutup Hairudin. (team)

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Larang ASN Flexing dan Live Streaming
KKSS Tanah Bumbu Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 25 Anak, Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong
PERMATA CAI XVII 2026, 450 Pelajar Ditempa Kepemimpinan, Disiplin, dan Cinta Alam
Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Pemprov Kalsel
Forum Anak Tanah Bumbu: Ruang Aspirasi dan Kontribusi Pembangunan Daerah Ramah Anak
Grand Final Duta PAPELINGASIH 2026, Ajang Pembinaan Generasi Muda Peduli Lingkungan
Bupati Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Sekolah Rakyat
MTQ Nasional ke-22 Tingkat Kecamatan Sungai Loban Resmi Ditutup, Desa Batu Meranti Raih Juara 1

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:30 WITA

Bupati Tanah Bumbu Larang ASN Flexing dan Live Streaming

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:20 WITA

KKSS Tanah Bumbu Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 25 Anak, Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:09 WITA

PERMATA CAI XVII 2026, 450 Pelajar Ditempa Kepemimpinan, Disiplin, dan Cinta Alam

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:30 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Pemprov Kalsel

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:14 WITA

Forum Anak Tanah Bumbu: Ruang Aspirasi dan Kontribusi Pembangunan Daerah Ramah Anak

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Tanah Bumbu Larang ASN Flexing dan Live Streaming

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:30 WITA