CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar ekspose penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029, Senin (11/5/2026) di Aula DP3AP2KB Batulicin.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala DP3AP2KB Erli Yuli Susanti mengatakan, penyusunan PJPK merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan kependudukan di daerah.
Menurutnya, PJPK nantinya menjadi acuan dalam menyelaraskan program pembangunan dengan kondisi dan dinamika kependudukan di Kabupaten Tanah Bumbu.
“PJPK ini sangat penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah yang berbasis data kependudukan. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan kependudukan agar pembangunan dapat berjalan terintegrasi dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Suratno, Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai aspek strategis pembangunan kependudukan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengendalian jumlah penduduk, hingga sinkronisasi kebijakan lintas sektor.
Menurut Prof. Suratno, persoalan kependudukan memerlukan kolaborasi semua pihak agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap penyusunan PJPK 2025–2029 dapat menjadi pedoman strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing di masa mendatang. (red)











