Jeritan Warga Pulau Sawangi Puluhan Tahun Tanpa listrik dan Infrastruktur jalan :Warga Pulau Suwangi Mohon DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Bertindak

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Ketimpangan pembangunan infrastruktur kembali dirasakan secara nyata oleh masyarakat Pulau Suwangi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Hingga kini, pulau yang dihuni hampir ratusan warga tersebut masih belum menikmati akses jalan yang memadai serta penerangan listrik dari PLN, kondisi yang dinilai jauh tertinggal dibanding wilayah kepulauan lainnya di sekitar Tanah Bumbu.

Persoalan ini kembali menjadi sorotan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Abdul Rahim, yang secara tegas memohon ke pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat untuk segera mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di Pulau Suwangi.

Pulau Suwangi, yang sebelumnya dikenal sebagai Desa Pulau Suwangi, secara administratif berada di Kecamatan Batulicin. Pulau ini memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata bahari. Namun, keterbatasan infrastruktur dasar membuat potensi tersebut belum mampu dikembangkan secara optimal.

“Sejauh ini pembangunan infrastruktur di Pulau Suwangi masih terkendala persoalan perizinan,” ujar Abdul Rahim kepada wartawan di Tanah Bumbu.

Menurutnya, hambatan utama yang menyebabkan lambannya pembangunan adalah status lahan Pulau Suwangi yang masih berada di bawah kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah belum dapat merealisasikan pembangunan fisik secara maksimal karena belum adanya kepastian izin penggunaan lahan.

Akibat persoalan yang belum tuntas itu, masyarakat Pulau Suwangi harus menanggung dampak berkepanjangan. Tidak adanya penerangan listrik membuat aktivitas warga sangat terbatas, terutama pada malam hari. Anak-anak terpaksa belajar menggunakan lampu pelita, sementara aktivitas ekonomi warga menjadi tidak optimal.

Baca Juga :  Pra Musrenbang Kecamatan Simpang Empat 2026 Fokus Tekan Stunting, Siapkan Perencanaan Matang untuk 2027

Selain listrik, akses jalan yang belum memadai juga menjadi persoalan mendesak. Minimnya infrastruktur jalan menyulitkan mobilitas warga serta menghambat distribusi hasil tangkapan nelayan, yang selama ini menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.

“Kami hanya ingin merasakan keadilan pembangunan. Kami ingin menikmati listrik dan jalan yang layak seperti daerah lain. Ini bagian dari hak kami sebagai warga negara, agar benar-benar merasakan arti kemerdekaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Sarwani salah seorang warga Pulau Suwangi.

Abdul Rahim menegaskan bahwa persoalan ini telah berulang kali ia sampaikan dalam berbagai forum resmi DPRD. Namun hingga saat ini, kendala perizinan dari BKSDA masih menjadi faktor penghambat utama.

“Saya sudah berulang kali menyuarakan hal ini. Padahal pembangunan infrastruktur dasar adalah hak masyarakat yang seharusnya segera diwujudkan,” tegasnya.

Ia menilai, ketidaktersediaan jalan dan penerangan listrik tidak hanya membatasi aktivitas harian warga, tetapi juga menghambat pengembangan sektor unggulan Pulau Suwangi, seperti perikanan dan pariwisata. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi ekonomi masyarakat sulit berkembang dan kesejahteraan warga pun tertahan.

Baca Juga :  Baznas Tanbu Serahkan Modal Usaha untuk Korban Kebakaran di Mantewe

“Banyak daerah lain bisa berkembang pesat karena didukung akses jalan dan listrik yang memadai. Sementara masyarakat Pulau Suwangi masih berjuang untuk kebutuhan dasar. Ini adalah bentuk ketimpangan pembangunan yang harus segera diselesaikan,” katanya.

Selain pembangunan jalan, Abdul Rahim juga menyoroti pentingnya penyediaan penerangan listrik serta infrastruktur penunjang lainnya. Ia mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah kepulauan membutuhkan perhatian khusus karena biaya logistik yang lebih tinggi dibandingkan wilayah daratan.

“Pulau Burung, Pulau Kerasian , Pulau Mata Sirih, dan beberapa wilayah kepulauan lainnya sudah menikmati penerangan listrik PLN . Ironisnya, Pulau Suwangi yang letaknya relatif dekat dengan pusat Kabupaten Tanah Bumbu justru belum merasakannya, bahkan sejak masa penjajahan hingga Indonesia merdeka,” jelasnya.

Sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus putra Asli daerah Pulau Suwangi, Abdul Rahim menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Legislator yang telah mengabdi selama empat periode sejak 2009 itu mendesak dan memohon agar pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat segera berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan perizinan agar pembangunan tidak terus tertunda.

“Saya akan terus memperjuangkan ini sampai ada kepastian yang jelas. Ini bukan sekadar soal pembangunan fisik, tetapi tentang keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat Pulau Suwangi yang sudah terlalu lama menunggu perhatian negara,” pungkasnya.”(Team)

Berita Terkait

Pembukaan PKP Angkatan IV 2026, Bupati Tanah Bumbu Dorong ASN Jadi Agen Perubahan Pelayanan Publik
Tanah Bumbu Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah dan Indonesia ASRI di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Bupati Andi Rudi Latif Lantik Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Sektor Perikanan Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir
Pemkab Tanah Bumbu Komitmen Hadirkan Perizinan Cepat dan Transparan Lewat OSS-RBA
Melalui Public Communication Summit 2026, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Komunikasi Publik
Permudah Akses Kerja bagi Masyarakat, Si-Tegar BerAKSI Resmi Diluncurkan di Tanah Bumbu
15 Pelaku Usaha Mikro Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan, Fokus pada Sertifikasi Halal dan Perluasan Akses Pasar
Pemkab Tanbu Fasilitasi Pelatihan Digital Marketing, UMKM Siap Menembus Pasar Lebih Luas

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WITA

Pembukaan PKP Angkatan IV 2026, Bupati Tanah Bumbu Dorong ASN Jadi Agen Perubahan Pelayanan Publik

Senin, 8 Juni 2026 - 11:49 WITA

Tanah Bumbu Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah dan Indonesia ASRI di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:38 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Lantik Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Sektor Perikanan Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:21 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Komitmen Hadirkan Perizinan Cepat dan Transparan Lewat OSS-RBA

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:27 WITA

Melalui Public Communication Summit 2026, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Komunikasi Publik

Berita Terbaru