DPRD Tanah Bumbu Tekankan Solusi Nyata untuk Kemitraan Peternak Ayam dan Stabilitas Harga

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu – Upaya memperkuat sektor peternakan ayam potong di Tanah Bumbu kembali menjadi perhatian serius dalam Rapat Gabungan DPRD Tanah Bumbu, Senin (6/1/2025). Diskusi berlangsung intens, mengangkat sejumlah persoalan, mulai dari populasi ternak, kemitraan, hingga stabilitas harga ayam di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Andi Erwin Prasetya, menyerukan perlunya langkah konkret dalam memperluas pangsa pasar bagi mitra ternak ayam. “Kita tidak bisa hanya bergantung pada pasar lokal. Mitra ternak harus memiliki visi untuk memperluas jangkauan ke pasar yang lebih besar agar peternak lokal bisa maju bersama,” tegasnya. Selain itu, ia mendorong adanya peningkatan koordinasi antar peternak dan mitra agar kerja sama ini membawa manfaat lebih besar bagi semua pihak.

Dalam rapat tersebut, perwakilan dari dua perusahaan mitra ternak, PT. Ciomas dan PT. Malindo, turut memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi. PT. Ciomas mengungkapkan bahwa populasi ayam mereka di Tanah Bumbu baru mencapai 100 ribu ekor, jauh di bawah Tanah Laut yang telah mencapai 2 juta ekor. “Kami masih dalam proses ekspansi area di Tanah Bumbu,” ungkap perwakilan PT. Ciomas.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Jajaki Kerja Sama Penguatan SDM dengan Akademi Alat Berat Indonesia

Mereka juga menjelaskan bahwa proses pembayaran kepada peternak dilakukan dalam kurun waktu 10 hingga 18 hari, namun transparansi dalam pembayaran tetap menjadi perhatian utama bagi para peternak.

Andi Asdar, menyuarakan kekhawatirannya terkait ketimpangan dalam kemitraan. Menurutnya, dinas terkait perlu lebih aktif dalam memastikan keberpihakan kepada peternak lokal. “Keuntungan jangan hanya dinikmati mitra. Dinas harus hadir untuk mengatur harga daging ayam potong dan mengevaluasi seluruh pola kemitraan di Tanah Bumbu,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya keberadaan kantor mitra ternak di Tanah Bumbu agar komunikasi dan koordinasi dengan peternak lebih efektif.

Sarmidi, seorang peternak ayam potong, berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap stabilitas harga dan populasi ternak. “Kami ingin adanya regulasi yang mengatur populasi ternak dan harga ayam, seperti yang diterapkan di sektor perikanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Tanbu Gelar Bimtek PSKS, Wujud Nyata Kepedulian untuk Teman Tuli Lewat Pelatihan Bahasa Isyarat

Sanusi, peternak lainnya, mendesak pemerintah segera memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk mempertahankan usaha peternakan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPMPTSP Tanah Bumbu, Andrianto Wicaksono, menyampaikan pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi peternak agar bisa mengakses program bantuan pemerintah. “NIB adalah syarat utama agar peternak dapat menerima bantuan, termasuk izin kawasan peternakan,” jelasnya. Andi Erwin Prasetya menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal isu ini hingga solusi yang konkret dan berkeadilan tercapai. “Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar persoalan ini mendapat perhatian serius,” tandasnya.

Dengan adanya sinergi antara DPRD, pemerintah, dan peternak, diharapkan sektor peternakan ayam potong di Tanah Bumbu dapat berkembang pesat. Keberpihakan terhadap peternak lokal diyakini menjadi kunci dalam menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Panny/Team)

Berita Terkait

RUU Reforma Agraria Disetujui DPR, Tani Merdeka Dorong Kepastian Lahan Petani
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla
Pemkab Tanah Bumbu dan Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI untuk 100 Penyandang Disabilitas
Peringati HUT ke-81 TNI, Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove di Muara Pagatan
Pemkab Tanah Bumbu Buka Akses Modal UMKM Lewat Pelatihan dan Kredit BerSERI
Bupati Andi Rudi Latif Dukung Perjuangan Luna dan Reyhan di Lomba Pantomim Nasional
Tim Mabes TNI Apresiasi Kesiapan Satgas Karhutla Tanah Bumbu
PKP Angkatan IV Tahun 2026 Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Jadi Agen Perubahan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

RUU Reforma Agraria Disetujui DPR, Tani Merdeka Dorong Kepastian Lahan Petani

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Pemkab Tanah Bumbu dan Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI untuk 100 Penyandang Disabilitas

Rabu, 9 September 2026 - 18:30 WITA

Peringati HUT ke-81 TNI, Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove di Muara Pagatan

Rabu, 9 September 2026 - 12:00 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Buka Akses Modal UMKM Lewat Pelatihan dan Kredit BerSERI

Berita Terbaru