Hadapi Musim Kemarau, BPBD Tanah Bumbu Gelar Rapat Pusdalops-PB

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB). Rapat ini sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau.

Rapat berlangsung di Ruang Pusdalops-PB, Kamis (9/7/2026) dihadiri para pejabat struktural, staf, serta personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Tanbu.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan yang sebelumnya diselenggarakan di Banjarbaru.

Baca Juga :  Paviliun Tanah Bumbu Sabet Juara I Kalsel Expo 2026

“Berdasarkan analisis data riwayat kejadian, Kabupaten Tanbu memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kabupaten lain. Meskipun secara akumulasi jumlah hotspot atau titik panas relatif sedikit. Namun potensi terjadinya Karhutla tetap harus diwaspadai,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila upaya pencegahan tidak diperkuat sejak dini, maka risiko meluasnya bencana Karhutla di Kabupaten Tanbu akan semakin besar. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh personil dan pemangku kepentingan harus terus ditingkatkan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan potensi maupun dampak bencana Karhutla dapat ditekan seminimal mungkin demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanbu.

Baca Juga :  Begini Agenda Puncak Retreat 2025, Bupati Bang Arul Antusias Selesaikan Misi Sesuai Jadwal

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Muhammad Riswan, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bumi Bersujud.

Melalui rapat ini, BPBD Kabupaten Tanbu menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan personil dan peralatan, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. (rel)

Berita Terkait

Pemkab Tanah Bumbu Sosialisasikan Permen PUPR 1/2023 untuk Perkuat Tata Kelola Jasa Konstruksi
Gubernur Kalsel Apresiasi Bupati Tanah Bumbu atas Penerangan Jalan Bypass Batulicin-Banjarbaru
Rancangan Perubahan APBD Tanah Bumbu 2026 Disampaikan ke DPRD, Anggaran Didorong Tepat Sasaran
Bupati Andi Rudi Latif Perkuat Konektivitas Desa, Bantu Aktivitas Warga Rantau Panjang Hulu
Tanah Bumbu Raih Penghargaan Stand Terbaik “The Most Interactive” di Apkasi Expo 2026
Bupati Andi Rudi Latif Perkuat Fasilitas Dasar Permukiman di Kersik Putih
Kenalkan Sayuran Sejak Dini, Bunda PAUD Tanah Bumbu Edukasi Pangan Sehat di TK Syiona School
Bupati Andi Rudi Latif Temui Siswa Sekolah Rakyat, Bagikan Kisah dan Semangat Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:30 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Sosialisasikan Permen PUPR 1/2023 untuk Perkuat Tata Kelola Jasa Konstruksi

Selasa, 1 September 2026 - 19:00 WITA

Gubernur Kalsel Apresiasi Bupati Tanah Bumbu atas Penerangan Jalan Bypass Batulicin-Banjarbaru

Selasa, 1 September 2026 - 17:30 WITA

Rancangan Perubahan APBD Tanah Bumbu 2026 Disampaikan ke DPRD, Anggaran Didorong Tepat Sasaran

Selasa, 1 September 2026 - 15:00 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Perkuat Konektivitas Desa, Bantu Aktivitas Warga Rantau Panjang Hulu

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Tanah Bumbu Raih Penghargaan Stand Terbaik “The Most Interactive” di Apkasi Expo 2026

Berita Terbaru