CBN Tanah Bumbu — Program Studi Teknik Perkapalan Politeknik Batulicin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pagaruyung, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengrajin kapal kayu terkait pentingnya desain kapal dalam mendukung pemasaran dan kelengkapan administrasi.
Acara yang berlangsung di balai kantor Desa Pagaruyung dihadiri oleh Camat Kusan Hilir Amirullah, jajaran kecamatan, serta pemerintah desa setempat.

(dok: istimewa)
Kegiatan ini berawal dari diskusi antara pihak kampus dengan kelompok pengrajin kapal kayu yang menghadapi kendala dalam mengirim hasil produksi ke luar daerah. Salah satu penyebab utamanya adalah belum terpenuhinya dokumen administratif, seperti sertifikat kapal.
M. Arsyad selaku ketua pelaksana kegiatan yang juga menjadi narasumber menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa atas dukungan fasilitas. Ia menjelaskan bahwa selain keterbatasan pemasaran, pengrajin juga masih minim pemahaman terkait dokumen teknis yang menjadi syarat administrasi kapal. Akibatnya, kapal-kapal buatan pengrajin kerap menghadapi kendala saat proses pengiriman kepada pembeli.
Dalam sambutannya, Camat Kusan Hilir Amirullah menekankan pentingnya peningkatan wawasan bagi para pengrajin. Menurutnya, keterampilan yang dimiliki saat ini sudah baik, namun perlu didukung dengan pengetahuan tambahan agar mampu menghasilkan kapal yang lebih modern, aman, dan memiliki daya saing tinggi.
Sementara itu, pemerintah Desa Pagaruyung melalui Sekretaris Desa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas pengrajin lokal, khususnya dalam menghadapi tantangan pemasaran dan administrasi.

(dok: istimewa)
Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai proses perancangan kapal modern yang mengacu pada regulasi serta aspek teknis, seperti perhitungan hidrodinamika dan stabilitas kapal. Selain itu, dibahas pula strategi branding agar kapal kayu memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar yang lebih luas.
Dari kegiatan ini juga terjalin sinergi antara pihak kampus dan pengrajin, di mana Politeknik Batulicin membuka layanan konsultasi bagi pengrajin yang menghadapi kendala administratif maupun teknis.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke galangan kapal milik pengrajin setempat. Tim dosen melakukan survei langsung terhadap proses pembangunan kapal sekaligus memberikan masukan teknis, mulai dari penataan ruang hingga instalasi kapal sesuai standar keselamatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengrajin kapal kayu di Desa Pagaruyung dapat meningkatkan kualitas produksi, memenuhi standar keselamatan, serta memperluas jangkauan pemasaran melalui dukungan desain dan administrasi yang lebih baik. (red)










