CBN Tanah Bumbu — Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, Rabu (25/03/2026) di Pendopo Kantor Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 merupakan momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah ke depan. Ia menekankan pentingnya transformasi infrastruktur, transformasi ekonomi, serta peningkatan pelayanan publik sebagai pilar utama menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
Menurutnya, Musrenbang merupakan bagian dari rangkaian proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, hingga sinkronisasi dengan perangkat daerah (SKPD) serta aspirasi masyarakat.
“Musrenbang ini menjadi simpul dari seluruh proses perencanaan pembangunan, sekaligus wadah untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah, program kegiatan, serta sinkronisasi dengan program provinsi dan nasional,” ujar Bupati.
Adapun tema pembangunan Tahun 2027 yang diusung adalah “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab”. Tema ini mencerminkan pentingnya pembangunan infrastruktur yang didukung pelayanan publik berbasis digital guna menciptakan ekosistem usaha yang kondusif serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati juga memaparkan capaian indikator makro daerah yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tanah Bumbu pada tahun 2025 tercatat sebesar 75,09 dengan kategori tinggi dan menempati peringkat ke-4 di Kalimantan Selatan.
Selain itu, persentase penduduk miskin berada di angka 3,13 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,52 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, usia harapan hidup meningkat menjadi 74,44 tahun, rata-rata lama sekolah 8,44 tahun, dan harapan lama sekolah mencapai 12,8 tahun.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa program pembangunan memiliki daya ungkit terhadap perekonomian masyarakat. Namun, hal ini juga harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan yang lebih maksimal,” tegasnya.
Dalam kondisi keterbatasan anggaran akibat efisiensi dana transfer pusat, Bupati meminta seluruh perangkat daerah agar lebih cermat, terarah, dan sinergis dalam menyusun program kegiatan. Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi kesalahan perencanaan yang berujung pada pergeseran anggaran.
Untuk mendukung transformasi pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menetapkan tujuh prioritas pembangunan tahun 2027, yakni peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan berbasis UMKM, pengembangan infrastruktur, penataan kota dan desa berkelanjutan, peningkatan prestasi seni budaya dan olahraga, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan daerah dapat semakin terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (Fan)









