Virgo Transport 8 Bawa 243 Orang Terbalik di Laut Jawa, Penumpang Selamat Ceritakan Detik-Detik Tragedi

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 08:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Banjarmasin — Tragedi Kapal Virgo Transport 8 terjadi di perairan Laut Jawa saat kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin terbalik pada Sabtu (12/9/2026) malam. Kapal tersebut dilaporkan membawa 243 penumpang dan awak, dengan 113 orang telah dievakuasi hingga Minggu (13/9/2026) pukul 15.00 WITA, sementara sekitar 130 orang lainnya masih dalam pencarian.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan insiden tersebut terjadi di perairan Laut Jawa. Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum dilaporkan mengalami hilang kontak.

Informasi mengenai musibah itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin. Sejak laporan diterima, operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan dengan melibatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan 113 orang telah dievakuasi ke empat kapal yang berada di sekitar lokasi.

“Sebanyak 113 orang telah dievakuasi ke empat kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Rinciannya, 107 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia,” kata I Putu Sudayana.

Empat kapal yang terlibat dalam evakuasi tersebut yakni TB Mauhaw IX, TB TCP, MV Haida, dan KM Cahaya Bahari Jaya.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-81 RI, Pawai Obor dan Apel Taptu Warnai Malam Kemerdekaan di Tanah Bumbu

MV Haida mengevakuasi 69 orang, disusul TB Mauhaw IX sebanyak 16 orang, KM Cahaya Bahari Jaya sebanyak 22 orang, dan TB TCP sebanyak 6 orang.

Setelah proses evakuasi, TB Mauhaw IX dijadwalkan menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. Sementara TB TCP dan MV Haida diarahkan menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Bertahan di Laut dengan Tripleks

Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, kesaksian Rianda (30), salah seorang penumpang yang selamat, menggambarkan kepanikan dan perjuangan korban ketika kapal mulai terbalik.

Penumpang asal Cilacap, Jawa Tengah, itu mengaku sedang tertidur ketika suara riuh penumpang membangunkannya. Saat terjaga, ia mendapati kapal sudah dalam kondisi miring.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WITA pada Sabtu (12/9/2026). Rianda kemudian berusaha mencari jalan keluar dan memutuskan menceburkan diri ke laut dengan mengenakan jaket pelampung.

Namun, upaya menyelamatkan diri itu membuatnya mengalami luka. Saat keluar dari kapal, tubuh Rianda sempat membentur lambung kapal hingga menyebabkan dahinya terluka.

“Setelah terjun dari kapal saya berpegangan tripleks,” ujar Rianda saat ditemui di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu malam.

Selama sekitar satu jam, Rianda terombang-ambing di tengah laut. Gelombang tinggi menerjang tubuhnya, sementara air laut sempat tertelan cukup banyak.

Baca Juga :  Hibah Alat Berat untuk Politeknik Batulicin Perkuat Sinergi Industri dan Pendidikan di Tanah Bumbu

Dalam kondisi tersebut, ia berhasil meraih sebuah sekoci yang terlepas dari Virgo Transport 8. Sekoci itu kemudian digunakan Rianda bersama tiga orang lainnya untuk bertahan di tengah laut.

Tidak lama berselang, MV Haida melintas di sekitar lokasi dan melakukan penyelamatan. Rianda bersama korban lainnya kemudian dievakuasi ke kapal tersebut bersama puluhan penumpang lain sebelum dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Empat Rekan Belum Ditemukan

Di balik keselamatan yang diraihnya, Rianda masih dihantui kecemasan. Empat rekannya yang berangkat bersamanya dari Cilacap hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Rianda mengatakan, dirinya berangkat bersama lima orang lainnya menuju Kalimantan Selatan untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit.

Dari enam orang tersebut, baru Rianda dan satu rekannya yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara empat lainnya masih dalam pencarian tim SAR.

Tragedi Virgo Transport 8 menyisakan duka bagi keluarga penumpang yang kehilangan anggota keluarganya. Harapan juga terus digantungkan kepada tim SAR yang masih berupaya menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan bersama unsur terkait di tengah kondisi perairan Laut Jawa. (Team)

Berita Terkait

Tanah Bumbu Seleksi 244 Atlet Pelajar untuk Persiapan POPDA 2027
Jurnalis Tanah Bumbu Hadiri HUT ke-27 dan Rakernas IPJI 2026 di Jakarta
Aksi Sinergitas Merah Putih Hadir di Pagatan, Warga Nikmati Layanan Gratis hingga Promosi UMKM
Ngopi Bersama Ustaz Das’ad Latif, Ribuan Jamaah Hadiri Aksi Sinergitas Merah Putih
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Tanah Bumbu Serahkan Penghargaan kepada Tiga Pemuda Berprestasi
Bimtek bersama Dosen ULM, Nelayan Tanah Bumbu Diajari Merawat Mesin Ketinting
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Luncurkan Kredit Tanpa Bunga untuk UMKM
Pemkab Tanah Bumbu Mantapkan Komitmen Ramah Anak melalui Audit Kedua LPKRA

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WITA

Tanah Bumbu Seleksi 244 Atlet Pelajar untuk Persiapan POPDA 2027

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Jurnalis Tanah Bumbu Hadiri HUT ke-27 dan Rakernas IPJI 2026 di Jakarta

Minggu, 1 November 2026 - 09:48 WITA

Aksi Sinergitas Merah Putih Hadir di Pagatan, Warga Nikmati Layanan Gratis hingga Promosi UMKM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:00 WITA

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Tanah Bumbu Serahkan Penghargaan kepada Tiga Pemuda Berprestasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Bimtek bersama Dosen ULM, Nelayan Tanah Bumbu Diajari Merawat Mesin Ketinting

Berita Terbaru