Tekan Risiko Penipuan Digital, Tanah Bumbu Dukung Program Banua Waspada Scam

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendukung penuh program Banua Waspada Scam dan Pelatihan Helpdesk IASC sebagai langkah sinergi melindungi masyarakat dari penipuan keuangan, serta memperkuat kapasitas petugas sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap risiko penipuan keuangan.

Peluncuran Program Banua Waspada Scam dan Pelatihan Petugas Helpdesk Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (13/10/2026) di Banjarmasin.

Hadir pada peluncuran tersebut, Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekda Yulian Herawati didampingi Kepala Dinas Kominfosp Al Husain Mardani.

Peluncuran Program Banua Waspada Scam dan Pelatihan Helpdesk IASC di Banjarmasin, 13 Oktober 2026.

Penguatan Pencegahan Scam

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel Dinansyah menyampaikan bahwa penguatan pencegahan scam perlu dilakukan secara bersama-sama, terutama dengan memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan pengaduan.

Menurutnya, pembentukan Helpdesk IASC ditingkat kecamatan diharapkan dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat, sehingga warga yang mengalami penipuan maupun membutuhkan informasi mengenai modus scam dapat memperoleh pendampingan dengan lebih mudah.

Baca Juga :  Momen Haru Purna Tugas Bupati Zairullah Azhar, Tanah Bumbu Kenang Pengabdiannya

Dinansyah juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk segera menyiapkan petugas helpdesk di kecamatan. Menurutnya, layanan tersebut tidak membutuhkan pembentukan struktur organisasi baru, melainkan dapat mengoptimalkan aparatur, fasilitas, dan pelayanan yang telah tersedia di kecamatan.

Penguatan layanan tersebut menjadi penting di tengah tingginya laporan penipuan keuangan di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data OJK Kalsel yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, tercatat 3.314 laporan penipuan dengan total kerugian mencapai Rp111,17 miliar dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Pentingnya Kecepatan Laporan Korban Scam

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan Agus Maiyo menekankan pentingnya masyarakat segera mengambil tindakan ketika mengalami penipuan. Menurutnya, kecepatan pelaporan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya menyelamatkan dana korban.

Ia menjelaskan, Helpdesk IASC tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang telah menjadi korban. Warga yang ingin mengetahui berbagai modus penipuan juga dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk berkonsultasi dan meningkatkan kewaspadaan sebelum mengalami kerugian.

Baca Juga :  Andi Rudi Latif: Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri Regional Kalimantan Jadi Wadah Sinergi dan Pembelajaran Antar Daerah

Program Banua Waspada Scam diarahkan untuk mendekatkan akses informasi dan pendampingan kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dikembangkan adalah penguatan fungsi Helpdesk IASC di tingkat kecamatan, sehingga masyarakat memiliki titik layanan yang lebih dekat untuk memperoleh informasi maupun berkonsultasi mengenai dugaan penipuan transaksi keuangan.

Imbau Warga Waspada Penipuan Digital dan Jaga Data Pribadi

Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati terhadap penawaran atau komunikasi mencurigakan, khususnya yang meminta data pribadi, informasi perbankan, kode OTP, maupun mengarahkan korban untuk melakukan transaksi tertentu.

Apabila menjadi korban penipuan, masyarakat diminta segera menghubungi pihak perbankan terkait serta melaporkan kasus tersebut melalui kanal resmi IASC, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (red)

Berita Terkait

Urus KTP-el Makin Mudah, Warga Angsana dan Mantewe Bisa Rekam di Kantor Kecamatan
Perkuat Layanan Pengaduan Sekolah Diskominfosp Tanbu Gelar Monev SP4N LAPOR!
Prof Akbar Perkuat Kolaborasi STIKES Darul Azhar dengan IVFI Kalsel, Dorong Peningkatan Kompetensi Farmasi
Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun
Bupati Andi Rudi Latif Sambut Kedatangan Tenaga Kependidikan, Kadet PPL, dan Dosen Pendamping UNHAN Perkuat Sekolah Rakyat
Perkuat Akurasi Bansos, 100 Calon Agen Perlinsos di Tanbu Ikuti Aktivasi IKD
Lantik Pejabat Pemkab Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional di Tanah Bumbu

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:00 WITA

Tekan Risiko Penipuan Digital, Tanah Bumbu Dukung Program Banua Waspada Scam

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:30 WITA

Urus KTP-el Makin Mudah, Warga Angsana dan Mantewe Bisa Rekam di Kantor Kecamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Perkuat Layanan Pengaduan Sekolah Diskominfosp Tanbu Gelar Monev SP4N LAPOR!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Prof Akbar Perkuat Kolaborasi STIKES Darul Azhar dengan IVFI Kalsel, Dorong Peningkatan Kompetensi Farmasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WITA

Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun

Berita Terbaru

Pemerintahan

Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:00 WITA