Setelah Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN Akhirnya Terangi Desa Pulau Burung Tanah Bumbu

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Penantian panjang warga Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, akhirnya berakhir. Pada awal tahun 2026, aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) resmi masuk dan mulai menerangi desa yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan akses listrik tersebut.

Masuknya listrik PLN disambut dengan rasa syukur dan haru oleh seluruh lapisan masyarakat. Bagi warga Desa Pulau Burung, kehadiran listrik bukan sekadar fasilitas penerangan, melainkan tonggak penting kemajuan desa, simbol pemerataan pembangunan, serta harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Alhamdulillah, ini momen yang sangat kami nantikan sejak lama. Sekarang desa kami sudah terang, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari, dan aktivitas warga menjadi jauh lebih mudah,” ujar Kasma, salah satu warga Desa Pulau Burung, saat ditemui, Selasa (20/1/2026)

Selama bertahun-tahun, warga desa harus mengandalkan lampu minyak, genset terbatas, atau penerangan seadanya. Kondisi tersebut tidak hanya membatasi aktivitas malam hari, tetapi juga berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat. Dengan hadirnya listrik PLN, warga berharap perubahan nyata dapat segera dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Penggelapan Jabatan Rp 420 Juta di Tanah Bumbu Terbongkar, Seorang Sales Diciduk Polisi

Masyarakat Desa Pulau Burung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, serta seluruh pihak terkait yang telah berperan aktif dalam merealisasikan pembangunan jaringan listrik hingga ke wilayah mereka. Upaya ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini tergolong terpencil dan sulit dijangkau.

Masuknya listrik PLN diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Dengan tersedianya listrik, masyarakat kini memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah, seperti pengolahan hasil perikanan, usaha rumah tangga, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam menunjang kegiatan ekonomi dan promosi potensi wisata lokal.

Selain itu, warga juga menyampaikan penghargaan secara khusus kepada sejumlah tokoh yang dinilai turut berkontribusi dalam perjuangan menghadirkan listrik ke Desa Pulau Burung, di antaranya Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Bupati Kotabaru H. Muh Rusli, Ketua BAZNAS KH Ustadz Hamzah, Kepala Desa Pulau Burung, serta Abdul Rahim, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang saat ini menjabat sebagai anggota Badan Kehormatan DPRD.

Baca Juga :  Tradisi Mappanre Ri Tasi’e 2025: Warisan Budaya yang Tetap Hidup di Tanah Bumbu

Abdul Rahim dikenal sebagai putra daerah yang berasal dari Pulau Sawangi dan dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir, termasuk warga Desa Pulau Burung. Menurut warga, perjuangan menghadirkan listrik PLN ke desa mereka bukanlah proses singkat, melainkan melalui upaya berkelanjutan selama bertahun-tahun dengan berbagai bentuk komunikasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Perjuangan ini tidak instan. Banyak tahapan dan proses yang harus dilalui. Namun, konsistensi dan komitmen semua pihak akhirnya membuahkan hasil yang bisa kami nikmati hari ini,” ujar Saidina kepala Desa pulau

Dengan teralirinya listrik PLN, masyarakat Desa Pulau Burung berharap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka dapat terus berlanjut dan semakin merata. Warga juga berharap agar desa-desa terpencil dan wilayah kepulauan di Kabupaten Tanah Bumbu tetap menjadi perhatian utama pemerintah, sehingga tidak ada lagi daerah yang tertinggal dalam akses terhadap kebutuhan dasar.

Masuknya listrik PLN ke Desa Pulau Burung menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata demi kesejahteraan bersama serta masa depan desa yang lebih maju. (Fan/Team)

Berita Terkait

Bandara Internasional Bersujud Resmi Kantongi Sertifikat CASR 172, Tonggak Baru Kemajuan Transportasi Udara Tanah Bumbu
Safari Ramadan 1447 H, Bupati Andi Rudi Latif Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin
Safari Ramadan di Kusan Hilir, Bupati Andi Rudi Latif Salurkan Bansos dan Serukan Gerakan Indonesia ASRI
Safari Ramadan di Masjid Agung Nurussalam, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Kepemimpinan Teladan
Musrenbang RKPD 2027 di Simpang Empat dan Batulicin, Pemkab Tanbu Tetapkan 7 Prioritas Pembangunan
Musrenbang RKPD 2027 di Mantewe dan Karang Bintang Dorong Transformasi Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik
Safari Ramadan 1447 H, Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Hibah Masjid dan Santunan di Karang Bintang
Safari Ramadan 1447 H di Mantewe, Bupati Andi Rudi Latif Pererat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:33 WITA

Bandara Internasional Bersujud Resmi Kantongi Sertifikat CASR 172, Tonggak Baru Kemajuan Transportasi Udara Tanah Bumbu

Senin, 9 Maret 2026 - 13:00 WITA

Safari Ramadan 1447 H, Bupati Andi Rudi Latif Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:22 WITA

Safari Ramadan di Kusan Hilir, Bupati Andi Rudi Latif Salurkan Bansos dan Serukan Gerakan Indonesia ASRI

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:36 WITA

Safari Ramadan di Masjid Agung Nurussalam, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Kepemimpinan Teladan

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:30 WITA

Musrenbang RKPD 2027 di Mantewe dan Karang Bintang Dorong Transformasi Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru