CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Rencana 2027 tingkat Kecamatan Mantewe dan Kecamatan Karang Bintang, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.”
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana untuk menyerap dan menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang nantinya akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu 2025–2029.
“Musrenbang Kecamatan ini diharapkan benar-benar dapat mencerminkan kebutuhan prioritas masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga dipaparkan tujuh prioritas utama pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu pada Tahun Rencana 2027. Prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas serta aksesibilitas pendidikan, peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan, penguatan ketahanan pangan daerah melalui pengembangan UMKM berbasis industri unggulan, serta pengembangan infrastruktur yang berkualitas.
Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan kelestarian lingkungan, peningkatan prestasi di bidang seni, budaya, dan olahraga sekaligus pelestarian warisan budaya, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.
Pada Musrenbang tersebut juga diperkenalkan Program Gerakan Indonesia ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini bertujuan mendorong terciptanya lingkungan yang tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam aspek Aman, program diarahkan pada penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, peningkatan penerangan serta keamanan lingkungan, serta pengendalian sampah dan limbah berbahaya.
Pada aspek Sehat, pemerintah menekankan penguatan sanitasi dan penyediaan air bersih, pengendalian pencemaran lingkungan, serta pengaktifan kembali gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sementara itu pada aspek Resik, program difokuskan pada pelaksanaan kegiatan kerja bakti atau korve kebersihan lingkungan, optimalisasi pengelolaan sampah dari sumbernya, serta inspeksi kebersihan lingkungan kerja secara berkala.
Adapun pada aspek Indah, pemerintah mendorong kegiatan penanaman pohon dan penghijauan di ruang terbuka hijau, penataan taman dan ruang publik, penertiban pemasangan banner, baliho, dan reklame yang tidak sesuai ketentuan, serta peremajaan atap seng menjadi genteng atau bahan lainnya secara bertahap.
Melalui Musrenbang ini diharapkan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat di Kecamatan Mantewe dan Kecamatan Karang Bintang dapat terakomodasi dengan baik, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab. (Fan)









