Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakor di Jakarta : Koordinasi Strategis untuk Tata Ruang yang Berkelanjutan

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu – Bupati Andi Rudi Latif menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang sangat penting pada Rabu (25/6/2025) di Gedung Ditjen Tata Ruang, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh berbagai kementerian dan lembaga, dan bertujuan untuk membahas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga serta Kawasan Industri Batulicin, termasuk kawasan perkotaan Angsana.

Dalam pemaparannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan teknis dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam penyusunan dua dokumen penting tersebut pada tahun 2024. “Kami berharap inisiatif ini dapat mempercepat pemenuhan regulasi tata ruang di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Bupati.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi latif Rayakan HUT RI Ke-80 Tahun dengan Simbol Kesederhanaan dan Penghormatan

Rakoor ini juga sejalan dengan misi ke-5 Pemkab Tanbu, yaitu “Mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan lingkungan.” Bupati menekankan bahwa penyusunan RDTR adalah langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang yang mendukung investasi dan infrastruktur, serta menjaga lingkungan.

Bupati juga menyoroti potensi ekonomi Kecamatan Simpang Empat yang mencapai Rp 13,3 triliun per tahun, dengan unggulan di sektor batubara, kelapa sawit, dan karet. Sementara itu, Kecamatan Angsana memiliki potensi ekonomi sebesar Rp 16,7 triliun per tahun dengan produk serupa.

Baca Juga :  Abrasi Tebing Pantai Sungai Loban Kian Parah, Wakil Ketua DPRD Tanbu Desak Pemerintah Daerah,Provinsi,Pusat Bertindak Cepat

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Tanbu untuk mempercepat penetapan peraturan Bupati di kedua wilayah perencanaan. “Kami berencana mengintegrasikan dengan Online Single Submission (OSS) pada tahun 2025,” tambahnya.

Menyelesaikan rapat, Bupati Andi Rudi Latif mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam memberikan masukan yang konstruktif. “Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk menghasilkan dokumen RDTR yang komprehensif dan aplikatif,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini melibatkan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan, dan banyak lagi, menunjukkan komitmen bersama untuk membangun tata ruang yang berkelanjutan dan berdaya saing. (Panny/Team)

Berita Terkait

Dialog Lintas Sektor di Tanah Bumbu, PAKEM Jadi Garda Awal Cegah Konflik Keagamaan
Istri Gubernur Sambangi Gunung Antasari: Desa Kecil yang Mendapat Perhatian Istimewa
Bupati Tanah Bumbu Tekankan Peningkatan SDM untuk Wujudkan Daerah Bebas Pengangguran
Tanah Bumbu Gelar Workshop Gerak Dasar Tari Kalsel untuk Generasi Muda
BAZNAS Tanah Bumbu Targetkan Donasi Rp100 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ulama Kharismatik Abuya KH. Syukri Unus
Tanah Bumbu Perkuat Data Akurat untuk Turunkan Stunting, Generasi Sehat Jadi Prioritas
Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Tanah Bumbu 2024-2029 Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:15 WITA

Dialog Lintas Sektor di Tanah Bumbu, PAKEM Jadi Garda Awal Cegah Konflik Keagamaan

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:38 WITA

Istri Gubernur Sambangi Gunung Antasari: Desa Kecil yang Mendapat Perhatian Istimewa

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:31 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Peningkatan SDM untuk Wujudkan Daerah Bebas Pengangguran

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:27 WITA

Tanah Bumbu Gelar Workshop Gerak Dasar Tari Kalsel untuk Generasi Muda

Senin, 8 Desember 2025 - 20:37 WITA

BAZNAS Tanah Bumbu Targetkan Donasi Rp100 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Berita Terbaru