BPBD Tanah Bumbu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 07:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), status siaga darurat karhutla telah diberlakukan sejak 1 Juli 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah rawan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala BPBD, Sulhadi, menyampaikan bahwa sejumlah kecamatan memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla karena didominasi kawasan hutan dan lahan gambut, yakni Batulicin, Mantewe, Kusan Hulu, Kepayang, Kusan Tengah, dan Satui.

“Status siaga sudah berlaku sejak 1 Juli. Saat ini proses penetapan masih berjalan, dan dalam waktu dekat kami akan melaksanakan apel kesiapsiagaan bersama seluruh stakeholder,” kata Sulhadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026).

Sebagai bagian dari kesiapan, BPBD telah menyiapkan berbagai peralatan penanggulangan, seperti mobil tangki, mesin pompa portabel, dan pompa jinjing. Penanganan karhutla juga didukung unsur TNI, Polri, relawan, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah mengikuti pelatihan dan koordinasi.

Baca Juga :  Pra Musrenbang Kecamatan Simpang Empat 2026 Fokus Tekan Stunting, Siapkan Perencanaan Matang untuk 2027

Dalam tiga bulan terakhir, BPBD mencatat dua kejadian kebakaran lahan di Sungai Dua, Kecamatan Simpang Empat, dan Polewali, Kecamatan Batulicin. Kedua peristiwa tersebut berhasil ditangani sehingga api tidak meluas.

Baca Juga :  Aksi Bajual Wadai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Andi Rudi Latif Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya dan Perkuat UMKM Tanah Bumbu

BPBD juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu karhutla. Selain berdampak pada lingkungan, kualitas udara juga menjadi perhatian mengingat Bandara Bersujud kini berstatus internasional. Sulhadi menegaskan, pelaku pembakaran hutan dan lahan secara sengaja akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (rel)

Berita Terkait

Pemkab Tanah Bumbu Tinggikan Tanggul, Petambak Kepiting Muara Pagatan Tak Lagi Cemas Air Pasang
Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID melalui Asistensi se-Kalsel
Pemkab Tanah Bumbu Peringati Hari Anak Nasional 2026, Tekankan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak
Bappedalitbang Tanah Bumbu Matangkan Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Tahun 2026
Lewat Lomba B2SA, Tanah Bumbu Dorong Kreasi Menu Anti Stunting
Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran
BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA
Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:01 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Tinggikan Tanggul, Petambak Kepiting Muara Pagatan Tak Lagi Cemas Air Pasang

Senin, 27 Juli 2026 - 07:56 WITA

BPBD Tanah Bumbu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:44 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID melalui Asistensi se-Kalsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Peringati Hari Anak Nasional 2026, Tekankan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25 WITA

Bappedalitbang Tanah Bumbu Matangkan Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Tahun 2026

Berita Terbaru