CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan ketahanan pangan keluarga. Hal ini diwujudkan lewat kegiatan Sosialisasi Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal yang digelar pada Selasa (28/4/2026) di Batulicin.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penganekaragaman konsumsi pangan masyarakat.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Eryanto Rais, ditegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga pada pola konsumsi masyarakat yang sehat dan beragam.
“Ketahanan pangan yang kuat dibangun dari pola konsumsi yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Diversifikasi pangan menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pokok,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa Tanah Bumbu memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam pola konsumsi sehari-hari masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk mulai memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti umbi-umbian, sayuran, buah-buahan, serta sumber protein lokal lainnya.
“Masih banyak masyarakat yang mengonsumsi makanan kurang beragam. Padahal, pemanfaatan pangan lokal dapat meningkatkan kualitas gizi keluarga sekaligus mendukung kesehatan,” jelasnya.
Selain berdampak pada kesehatan, gerakan konsumsi pangan lokal juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan permintaan terhadap produk lokal akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani dan pelaku UMKM.
“Ketika konsumsi pangan lokal meningkat, produksi petani dan usaha lokal juga ikut terdorong. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah,” tambahnya.
Sosialisasi ini turut menghadirkan Ahli Gizi Dedi Permana serta Chef Dadan Jumadianor yang memberikan edukasi sekaligus demo masak menu B2SA untuk anak dan balita. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu perubahan pola konsumsi masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga. (red)











