CBN Tanah Bumbu — Perjalanan 30 finalis terpilih Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 berlanjut ke tahap karantina terbuka, Sabtu (12/9/2026). Tahapan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para finalis sebelum memasuki rangkaian pemilihan berikutnya hingga grand final.
Karantina terbuka berlangsung di Gedung Auditorium mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WITA. Kegiatan dibuka Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Tanah Bumbu, Eddy Sukhrawardi, S.H., M.M., dan dihadiri jajaran Disbudporpar Tanah Bumbu.
Sejak pagi, para finalis mengikuti technical meeting yang membahas pedoman, tata tertib, serta teknis pelaksanaan karantina dan pemilihan Duta Wisata Tanah Bumbu 2026. Pembekalan tersebut menjadi dasar bagi finalis untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan terarah.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Bu Lurah dan Pa Lurah. Keduanya akan berperan dalam mengawal, mengarahkan, serta membantu membangun kekompakan para finalis selama menjalani masa karantina.
Tidak hanya pembekalan di dalam ruangan, para finalis juga mendapat tantangan yang menguji kemampuan mereka dalam mengenalkan potensi daerah melalui Tourguide Challenge di Pantai Rindu Alam.
Dalam tantangan tersebut, finalis diuji melalui penguasaan materi kepariwisataan dan kebudayaan, sekaligus kemampuan menyampaikan informasi mengenai potensi Tanah Bumbu secara percaya diri dan berwawasan.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi para finalis untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus memperdalam pemahaman terhadap potensi pariwisata dan kebudayaan daerah. Kemampuan tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi mereka sebagai calon Duta Wisata Tanah Bumbu.
Setelah menyelesaikan karantina terbuka, perjalanan para finalis masih berlanjut. Mereka dijadwalkan mengikuti karantina tertutup sebelum memasuki tahap akhir pemilihan pada rangkaian grand final yang berlangsung 19–21 September 2026. (fan)










