Bappeda Tanah Bumbu Gelar Rapat Sinkronisasi APBDes untuk Percepat Penanganan Stunting

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

CBN,Tanah Bumbu

– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Tanah Bumbu mengadakan rapat penting untuk menyinkronkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam rangka percepatan penanganan stunting di wilayah setempat. Rapat tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bappeda Litbang dan dihadiri oleh perwakilan dari dinas-dinas terkait pada Rabu (2/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Arwin Hartono, Fungsional Perencana Ahli Pertama dari Bappeda Litbang, menekankan pentingnya mengalokasikan minimal 2% dari APBDes setiap desa untuk program penanganan stunting. Alokasi ini, menurutnya, harus digunakan secara efektif dan tepat sasaran, terutama untuk mendukung intervensi spesifik bagi kelompok sasaran 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Baca Juga :  Bupati Bang Arul dan Kapolres Tanbu Dampingi Kapolda Kalsel Tinjau Pos Operasi Ketupat Intan 2025

“Alokasi ini harus dimanfaatkan secara optimal, dengan fokus utama pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia 0-23 bulan, yang merupakan prioritas dalam upaya pencegahan stunting,” jelas Arwin.

Ia juga menambahkan bahwa intervensi yang dilakukan harus mencakup berbagai langkah konkret, seperti pemberian makanan tambahan bagi balita yang mengalami masalah gizi, termasuk gizi kurang, gizi buruk, berat badan rendah, serta anak-anak yang sudah terdeteksi mengalami stunting.

“Selain pemberian makanan tambahan, penyuluhan kesehatan dan pemberian asupan gizi tambahan di posyandu untuk ibu hamil dan menyusui juga menjadi bagian dari intervensi yang tidak kalah penting,” lanjutnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Perda Pajak dan Retribusi Daerah: Tingkatkan Transparansi Kolaborasi Pelaku Usaha di Tanah Bumbu

Arwin mengingatkan bahwa program-program ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan komprehensif, agar target penurunan angka stunting di Tanah Bumbu dapat tercapai dengan lebih cepat.

Dengan terlaksananya rapat ini, diharapkan setiap desa dapat memanfaatkan anggaran yang telah disepakati secara maksimal, sehingga penanganan stunting dapat lebih efektif dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Semoga langkah ini dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan terbebas dari masalah gizi buruk,” tutup Arwin dalam rapat tersebut.
(Fanny)

Berita Terkait

Lewat Lomba B2SA, Tanah Bumbu Dorong Kreasi Menu Anti Stunting
Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran
BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA
Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah
Pemkab Tanah Bumbu Tingkatkan Kapasitas PSKS untuk Perkuat Pelayanan Kesejahteraan Sosial
Dekranasda Tanah Bumbu Promosikan Produk UMKM Unggulan pada HUT ke-46 Dekranas di Makassar
Kenal Pamit Kapolres Tanah Bumbu, Pemkab Apresiasi AKBP Arief Prasetya dan Sambut AKBP Novy Adi Wibowo
Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan ULM atas Dukungan Program KKN Lingkungan Hidup

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WITA

Lewat Lomba B2SA, Tanah Bumbu Dorong Kreasi Menu Anti Stunting

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:00 WITA

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:30 WITA

BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 08:00 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Tingkatkan Kapasitas PSKS untuk Perkuat Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Berita Terbaru

Pendidikan

BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:30 WITA