Tanah Bumbu Mantapkan Langkah Percepatan Penurunan Stunting Lewat Rakoor Lintas Sektor

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CBN Tanah Bumbu — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Rapat Koordinasi (Rakoor) Evaluasi Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025, Kamis (11/12/2025) di Hotel Lotusa Batulicin. Kegiatan diikuti peserta dari berbagai lintas sektor.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Erli Yuli Susanti kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan memperkuat strategi penanganan stunting agar program benar-benar berdampak bagi ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen memperkuat percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah daerah, kecamatan, desa, dunia usaha, maupun masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa rapat koordinasi ini penting untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan program selama periode terakhir. Melalui evaluasi tiap unsur Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), pemerintah dapat melihat capaian, mengetahui kinerja tim, serta mengidentifikasi permasalahan lapangan secara nyata.

Baca Juga :  Momentum Refleksi, Ketua TP PKK Tanah Bumbu Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Hasil evaluasi yang disampaikan dalam rapat ini akan menjadi landasan penting dalam penyusunan langkah tindak lanjut, perbaikan intervensi, dan penguatan strategi kerja ke depan.

“Kita ingin memastikan setiap program benar-benar sampai kepada sasaran, memberi dampak nyata bagi kesehatan ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting. Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang kuat akan memperkuat kinerja kita bersama,” ujar Erli.

Baca Juga :  Bangun Budaya Hidup Sehat, Pemkab Tanah Bumbu Konsisten Gelar Jalan Sehat dan Jumat Bersih

Sementara itu, Kepala Bidang KB dan Ketahanan Keluarga, Nur Rochmah, mengatakan evaluasi meliputi penilaian indikator penurunan stunting, identifikasi faktor pendukung dan penghambat, pengukuran efektivitas kolaborasi lintas sektor, serta penyusunan langkah strategis untuk tahun berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Tanah Bumbu juga memberikan apresiasi dan penghargaan atas capaian Desa Berkinerja Baik Dalam Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024, dengan rincian prestasi yakni peringkat pertama Desa Muara Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, peringkat dua Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat, pringkat tiga Desa Kupang Berkah Jaya Kecamatan Simpang Empat. (Fan/Team)

Berita Terkait

Kreasi Olahan Ikan Bawa Tanah Bumbu Raih Juara Harapan 2 di LMSI Kalsel 2026
19 Pelaku Usaha Mikro Tanah Bumbu Kantongi Sertifikat Halal, Peluang Pasar Makin Terbuka
Komisi I DPRD Tanah Bumbu Fasilitasi 10 Kepala SMA Negeri Sampaikan Aspirasi ke Disdikbud Kalsel
Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026, Perkuat Arah Pembangunan Tanah Bumbu
Tanah Bumbu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Bencana Hidrometeorologi
Tanah Bumbu Sukses Jadi Tuan Rumah TKBS PSM Ke-23, Perkuat Sinergi Kesejahteraan Sosial
Bupati Andi Rudi Latif Perkuat SDM, Disnakertrans Gelar Pelatihan Desain Grafis dan Barbershop
MTQN Ke-23 Kecamatan Simpang Empat: Ikhtiar Membangun Generasi Qur’ani

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Kreasi Olahan Ikan Bawa Tanah Bumbu Raih Juara Harapan 2 di LMSI Kalsel 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:00 WITA

19 Pelaku Usaha Mikro Tanah Bumbu Kantongi Sertifikat Halal, Peluang Pasar Makin Terbuka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Komisi I DPRD Tanah Bumbu Fasilitasi 10 Kepala SMA Negeri Sampaikan Aspirasi ke Disdikbud Kalsel

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026, Perkuat Arah Pembangunan Tanah Bumbu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Tanah Bumbu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Bencana Hidrometeorologi

Berita Terbaru